JP Morgan Borong Saham MEDC Jelang Cum Date, Semakin Menarik?

JP Morgan Borong Saham MEDC Jelang Cum Date, Semakin Menarik?
Ilustrasi JP Morgan Sekuritas Indonesia aktif membeli saham MEDC menjelang cum date dividen. (Foto: NET)

JAKARTA – Hari ini menjadi periode cum date dividen PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Saham MEDC terlihat bergerak positif setelah ditutup naik 1,67 persen pada posisi level 1.215.

Pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026, saham dibuka di area 1.210 dan sempat menyentuh level tertinggi 1.300 sebelum ditutup di 1.215. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp149,06 miliar dengan volume 1,20 juta lot, mencerminkan likuiditas yang lebih hidup dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Struktur orderbook menunjukkan area 1.200 menjadi zona yang ingin dipertahankan oleh pembeli karena memiliki antrean terbesar, yakni sekitar 24.759 lot. Pembeli terlihat tidak sekadar mengejar harga, melainkan menunggu saham turun untuk menyerap suplai yang ada.

Di sisi lain, tekanan jual pada sisi offer terlihat lebih menyebar di berbagai level harga. Antrean terbesar berada di level 1.250 sebanyak 10.029 lot, disusul level 1.240 sebanyak 8.328 lot.

Secara keseluruhan, total antrean bid mencapai 107.140 lot, sedangkan offer berada di 158.504 lot. Jumlah pihak yang melakukan distribusi memang lebih banyak, tetapi relatif tipis di setiap level sehingga mudah diserap jika muncul permintaan baru.

Aktivitas investor asing terpantau semakin menarik pada perdagangan kemarin. MEDC mencatatkan foreign buy sebesar Rp79,46 miliar dan foreign sell sebesar Rp61,13 miliar, sehingga menghasilkan net foreign buy sekitar Rp18,33 miliar.

Perubahan arah transaksi ini menjadi sinyal bahwa investor kembali melihat valuasi MEDC sebagai sesuatu yang menarik. Hal tersebut terjadi setelah harga sempat mengalami koreksi dari area tertinggi intraday.

JP Morgan Sekuritas Indonesia menjadi salah satu broker yang paling agresif mengoleksi saham MEDC. Nilai pembeliannya mencapai Rp4,7 miliar atau sekitar 38.542 lot pada harga rata-rata 1.231.

Harga rata-rata tersebut berada di atas harga penutupan 1.215, sehingga dapat diartikan bahwa JP Morgan berani membeli di level yang relatif tinggi. "Kehadiran broker global seperti JP Morgan biasanya menjadi perhatian pelaku pasar karena sering kali mewakili transaksi institusi besar yang memiliki horizon investasi lebih panjang dibanding trader harian," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Secara teknikal, rekomendasi Buy on Weakness pada area 1.190-1.210 masih dinilai relevan. Target kenaikan menuju 1.290 hingga 1.390 masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support, namun investor perlu memperhatikan batas risiko di bawah 1.155.

Investor juga diingatkan untuk mewaspadai fenomena dividend trap pasca ex date. "Tidak sedikit investor membeli saham hanya karena mengejar dividen, tetapi melupakan potensi penurunan harga setelah ex date," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dalam kasus MEDC, dividen sebesar Rp32,47 per saham memang cukup menarik bagi para investor. Selama antrean beli di area 1.200 tetap bertahan dan aksi beli asing konsisten, MEDC dinilai masih memiliki peluang menjaga momentum positifnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index