JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) berhasil menyerap lebih dari 60 persen porsi penjualan emas milik ANTAM untuk kategori pihak berelasi. Sementara itu, dari keseluruhan total penjualan emas yang dilakukan oleh ANTAM, porsi yang diserap oleh BSI berada di angka sekitar 11 persen.
Menurut penjelasan Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, dalam rangka memperkuat ekosistem emas, BSI yang kini bertindak sebagai Bank Bulion menjalin kerja sama dengan ANTAM guna menjaga pasokan stok emas.
Sinergi ini diharapkan tidak sekadar menjadi program kelanjutan biasa, melainkan sebuah langkah ekspansi yang agresif dari kolaborasi yang telah terjalin kuat selama lebih dari 10 tahun.
"Langkah ini menjadi bukti keseriusan mendorong Astacita Pemerintah melalui monetisasi emas dan ekosistem emas yang berkelanjutan," tutur dia, Rabu (10/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Anton Sukarna memaparkan lebih lanjut bahwa di tengah situasi ekonomi yang dinamis, emas tetap menjadi pilihan utama investasi karena dinilai memiliki ketahanan yang baik terhadap inflasi.
Kondisi tersebut terbukti dari minat masyarakat yang terus meningkat untuk memiliki logam mulia melalui sistem cicilan emas. Hingga periode April 2026, pembiayaan cicil emas di BSI mencatatkan pertumbuhan yang mencapai 97,90 persen secara year on year dengan nilai menyentuh 16,93 triliun rupiah.
"Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI," ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Fasilitas cicil emas ini digemari oleh lintas generasi karena opsi jangka waktu yang fleksibel dan nilai angsuran yang dapat disesuaikan. Anton Sukarna menambahkan bahwa komoditas emas dapat dialokasikan sebagai aset untuk mempersiapkan kebutuhan mendesak atau rencana jangka panjang.
"Untuk itu, kami menyiapkan berbagai ukuran gramase emas logam mulia mulai dari 5 gram emas hingga 100 gram," kata dia, sebagaimana dilansir dari berita sumber.