Perdana Melantai di Bursa, Harga Saham ERock Turun 6,5 Persen

Perdana Melantai di Bursa, Harga Saham ERock Turun 6,5 Persen
ERock Inc. memulai perdagangan saham dengan harga $20,10 per lembar.

JAKARTA – Saham ERock Inc. (NYSE:EROC) mengalami penurunan sebesar 6,5 persen pada hari Rabu saat saham perusahaan mulai diperdagangkan di level $20,10 setelah penawaran umum perdana yang sebelumnya ditetapkan pada harga $21,50 per saham.

Penyedia solusi daya di lokasi tersebut menjual 27.906.977 saham Kelas A dari saham biasa dalam penawaran yang diumumkan pada hari Selasa. Pihak perusahaan memberikan opsi selama 30 hari kepada penjamin emisi untuk membeli hingga 4.186.046 saham tambahan guna menutupi kelebihan alokasi.

ERock menyediakan daya setara utilitas di lokasi menggunakan generator gas alam milik sendiri yang membantu berbagai fasilitas dalam mengatasi kendala jaringan listrik, keterlambatan interkoneksi, serta risiko pemadaman. Perusahaan ini melayani berbagai sektor, termasuk pusat data, utilitas, produsen, sistem layanan kesehatan, dan organisasi pemerintah.

Morgan Stanley dan J.P. Morgan bertindak sebagai manajer pembukuan utama bersama untuk penawaran ini. Sementara itu, Barclays dan BofA Securities juga bertindak sebagai manajer pembukuan bersama.

Penawaran ini diperkirakan akan ditutup pada 11 Juni 2026, dengan tunduk pada kondisi penutupan yang berlaku umum. Evercore ISI, Guggenheim Securities, Wolfe | Nomura Alliance, dan BNP Paribas bertindak sebagai bookrunner untuk penawaran ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index