IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham TLKM hingga HRTA

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham TLKM hingga HRTA
Ilustrasi IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Rabu (10/6/2026), menyusul penutupan indeks yang menguat 7,57 persen pada Selasa (9/6/2026).

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menyatakan bahwa setelah IHSG sukses keluar dari tekanan ekstrem dan kembali bergerak di atas level psikologis 5.700, indeks mempunyai potensi untuk meneruskan reli menuju area 6.000-6.300.

Potensi tersebut masih bergantung pada sejumlah faktor pendukung, seperti stabilitas nilai tukar rupiah, membaiknya sentimen global, serta kemampuan pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang bisa meningkatkan kembali kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik.

Menurutnya, meskipun pasar masih menghadapi banyak tantangan, saat ini pasar justru mulai menawarkan peluang menarik bagi investor jangka panjang hingga menengah.

Banyak saham blue chip atau saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kokoh kini diperdagangkan pada valuasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan rata-rata historisnya.

“Pasar saat ini menawarkan banyak perusahaan berkualitas dengan harga yang telah terdiskon akibat tekanan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Namun, investor disarankan tidak melakukan pembelian sekaligus dalam jumlah besar,” ujar Hendra kepada Kompas.com, Selasa malam, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebaliknya, pendekatan yang dinilai tepat adalah melakukan akumulasi secara bertahap atau dollar cost averaging. Strategi tersebut penting mengingat volatilitas pasar masih tinggi dan potensi koreksi jangka pendek masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Selain itu, investor juga perlu lebih selektif dalam memilih emiten dengan fokus pada perusahaan yang mempunyai neraca keuangan kuat, kemampuan menjaga profitabilitas, serta arus kas yang sehat.

Hendra merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati oleh investor ritel untuk perdagangan Rabu, di antaranya; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan target harga Rp 2.760 per saham.

TLKM memiliki karakter defensif, didukung oleh arus kas yang stabil serta kebutuhan layanan data yang terus tumbuh. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 4.300 per saham.

BMRI mempunyai tingkat pencadangan yang kuat dan kualitas aset yang relatif lebih baik dibandingkan dengan rata-rata industri. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan target harga Rp 3.420 per saham.

Emiten perbankan pelat merah ini juga dinilai menarik karena menawarkan potensi pemulihan seiring dengan pertumbuhan kredit korporasi dan meningkatnya efisiensi operasional.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 2.930 per saham tetap layak diperhatikan karena memiliki posisi dominan pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Meskipun demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan kualitas kredit pada segmen tersebut apabila tekanan terhadap daya beli masyarakat terus berlanjut.

Di sisi lain, analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, merekomendasikan saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Saham HRTA direkomendasikan dengan rentang target harga di kisaran Rp 2.220-Rp 2.400 per saham. Saham CDIA memiliki target pergerakan di area Rp 715-Rp 770 per saham. Sedangkan saham INET diproyeksikan bergerak menuju harga Rp 196-Rp 214 per saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index