Jelang RUPST, Saham Antam Diproyeksi Beri Dividend Yield 10,91 Persen

Jelang RUPST, Saham Antam Diproyeksi Beri Dividend Yield 10,91 Persen
Ilustrasi, Saham ANTM meliliki potensi yield mencapai 10,91% (Gambar: NET)

JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dijadwalkan akan diselenggarakan pada Rabu pekan depan, 10 Juni 2026. Rapat ini menjadi perhatian besar bagi para pelaku pasar mengingat emas terus bersinar terang dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Salah satu hal yang dinantikan investor adalah besaran nilai dividen tunai yang akan dibagikan. Ekspektasi pasar dipicu oleh kinerja fundamental emiten pertambangan ini yang menunjukkan pertumbuhan laba bersih secara signifikan sepanjang tahun buku 2025. Terlebih lagi, ANTM tercatat memberikan 100 persen laba tahun buku 2023 dan 2024 sebagai dividen, sehingga publik menanti apakah langkah serupa akan diambil pada tahun ini.

Pertumbuhan kinerja keuangan ANTM tercermin secara nyata melalui realisasi laba bersih tahunan perusahaan. Berkat ekspansi operasional dan efisiensi biaya, ANTM mencatatkan tren kenaikan laba bersih yang konsisten selama enam tahun terakhir. Puncaknya terjadi pada tahun buku 2025, di mana laba bersih perusahaan melonjak drastis hingga mencapai Rp 7,21 triliun, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya.

Berikut adalah rincian pertumbuhan laba bersih PT Aneka Tambang Tbk selama periode tahun buku 2020 hingga 2025:

  • Tahun 2020: Rp 1,15 triliun
  • Tahun 2021: Rp 1,86 triliun
  • Tahun 2022: Rp 3,82 triliun
  • Tahun 2023: Rp 3,82 triliun
  • Tahun 2024: Rp 3,08 triliun
  • Tahun 2025: Rp 7,21 triliun

Lonjakan laba bersih pada tahun buku 2025 secara langsung mengerek nilai laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) menjadi sebesar 299,98. Jika manajemen ANTM mempertahankan kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 100 persen sebagaimana pada tahun buku 2023 dan 2024, maka nilai Dividend Per Share (DPS) yang didistribusikan kepada investor diproyeksikan mencapai 299,98 per lembar saham.

Estimasi nilai dividen tersebut menawarkan tingkat pengembalian investasi yang kompetitif bagi para pemegang saham. Berdasarkan harga penutupan perdagangan saham ANTM pada 5 Juni 2026 di level Rp 2.750 per lembar saham, proyeksi dividen sebesar 299,98 akan menghasilkan estimasi tingkat dividend yield sebesar 10,91 persen. Angka yield ini berpotensi menjadi sentimen positif di pasar reguler menjelang periode penetapan tanggal cum dividen.

Berikut adalah rekam jejak historis indikator dividen ANTM selama enam tahun buku terakhir:

  • Tahun 2020: EPS 47,8, Rasio Pembayaran 35 persen, Dividen per Saham 16,73
  • Tahun 2021: EPS 77,5, Rasio Pembayaran 50 persen, Dividen per Saham 38,75
  • Tahun 2022: EPS 158,8, Rasio Pembayaran 60 persen, Dividen per Saham 95,28
  • Tahun 2023: EPS 158,8, Rasio Pembayaran 100 persen, Dividen per Saham 158,8
  • Tahun 2024: EPS 128,1, Rasio Pembayaran 100 persen, Dividen per Saham 128,1
  • Tahun 2025: EPS 299,98, Rasio Pembayaran 100 persen (estimasi), Dividen per Saham 299,98 (estimasi)

Peningkatan tren laba bersih yang diikuti oleh kebijakan alokasi dividen optimal mencerminkan kondisi likuiditas internal perusahaan yang memadai. Kendati demikian, kepastian final mengenai besaran dividen tetap bergantung sepenuhnya pada keputusan pemegang saham dalam RUPS 10 Juni 2026. Namun, perlu diingat, mengingat kepentingan Danantara mendapatkan dividen yang tinggi, angka DPR 100% sangat mungkin terjadi dengan potensi yield mencapai 10,91% sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index