Harga Saham BBRI Anjlok ke Level Terendah dalam Lima Tahun, Ini Analisanya

Harga Saham BBRI Anjlok ke Level Terendah dalam Lima Tahun, Ini Analisanya
Ilustrasi gedung Bank BRI (Foto: NET)

JAKARTA – Nilai saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami penurunan sebesar 4,61 persen menjadi Rp 2.900 pada sesi perdagangan Rabu (3/6/2026), yang sekaligus memecahkan rekor harga terendah dalam periode lima tahun ke belakang.

Volume perdagangan emiten perbankan besar ini mencapai 411,75 juta saham, dengan frekuensi sebanyak 104.137 kali, serta mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 1,21 triliun. Pada saat yang sama, pemodal asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) pada saham BBRI senilai Rp 427,54 miliar.

Ditinjau dari segi valuasi, harga saham dengan kode BBRI ini tergolong sedang sangat murah. Merujuk pada data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) BBRI kini berada di angka 1,30 kali, angka yang berada di bawah posisi standar deviasi PBV -2 BBRI selama 10 tahun terakhir yang ada di level 1,67 kali.

Sementara itu, untuk nilai price-to-earnings ratio (PER) BBRI tercatat sebesar 7,51 kali (TTM), di mana posisi ini juga terpantau masih berada di bawah standar deviasi PE-1 BBRI dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, yaitu 7,51 kali.

CGS International Sekuritas melalui analisis kalkulasinya untuk sesi perdagangan Kamis (4/6/2026) memproyeksikan pergerakan saham BBRI berpotensi mengalami pembalikan arah menguat dengan target batas atas (resistance) pertama di level 3.013 dan batas atas kedua pada posisi 3.127.

Di sisi lain, untuk level batas bawah (support) pertama, saham BBRI dipatok pada angka 2.843 serta batas bawah kedua berada di level 2.787.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index