JAKARTA – PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) mencatat perbaikan kinerja keuangan pada tahun buku yang berakhir 31 Maret 2026 dibandingkan periode sebelumnya, meski masih tetap merugi. Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar Rp5,07 miliar, membaik dari rugi Rp9,10 miliar pada tahun 2025, seiring dengan penurunan pendapatan yang cukup tajam.
Pendapatan perusahaan turun drastis sebesar 74,25 persen menjadi Rp19,74 miliar dari Rp76,68 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini berdampak langsung pada laba bruto yang menyusut menjadi Rp2,02 miliar dari Rp5,18 miliar.
Meski beban pokok pendapatan ikut menurun dari Rp71,50 miliar menjadi Rp17,72 miliar, margin laba tetap tertekan akibat penurunan volume usaha dan efisiensi operasional yang belum optimal.
Beban umum dan administrasi tercatat Rp5,99 miliar, menurun 47,20 persen dari Rp11,35 miliar pada 2025, menunjukkan adanya upaya pengendalian biaya. Beban keuangan juga turun menjadi Rp871 juta dari Rp1,52 miliar, seiring dengan berkurangnya kewajiban pembiayaan.
Namun demikian, laba usaha masih negatif Rp4,83 miliar, meski lebih baik dibanding rugi Rp7,69 miliar dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Dari sisi arus kas, aktivitas operasi menghasilkan kas bersih Rp4,58 miliar, berbalik positif dari arus keluar Rp43,29 miliar pada 2025. Namun, aktivitas pendanaan mencatat arus keluar Rp7,01 miliar, sehingga kas dan setara kas akhir periode turun menjadi Rp5,60 miliar dari Rp11,04 miliar.
Total aset perusahaan per 31 Maret 2026 tercatat Rp405,65 miliar, turun 5,2 persen dari Rp427,88 miliar pada akhir 2025. Penurunan terutama berasal dari aset lancar, khususnya persediaan dan kas.
Di sisi lain, liabilitas berkurang signifikan menjadi Rp35,31 miliar dari Rp52,47 miliar, menunjukkan perbaikan struktur permodalan.
Ekuitas perusahaan sedikit turun menjadi Rp370,33 miliar dari Rp375,40 miliar tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan akumulasi rugi tahun berjalan yang belum sepenuhnya tertutup oleh modal disetor dan laba ditahan.
Berikut adalah ringkasan indikator kinerja keuangan harian:
- Rugi Bersih 2026: Rp5,07 miliar (membaik dari Rp9,10 miliar)
- Pendapatan Bersih: Rp19,74 miliar (turun 74,25%)
- Laba Bruto: Rp2,02 miliar
- Laba Usaha: Negatif Rp4,83 miliar
- Beban Umum dan Administrasi: Rp5,99 miliar (turun 47,20%)
- Kas Bersih Aktivitas Operasi: Rp4,58 miliar (berbalik positif)
- Total Aset: Rp405,65 terminal (turun 5,2%)
- Total Liabilitas: Rp35,31 miliar (turun signifikan dari Rp52,47 miliar)
- Total Ekuitas: Rp370,33 miliar