Pembukaan Pasar Saham IHSG Melemah Tipis ke Level 6.599,21

Pembukaan Pasar Saham IHSG Melemah Tipis ke Level 6.599,21
Ilustrasi Pasar Saham diakses Lewat Smartphone (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan komoditas pasar modal. Dilansir dari Money, indeks utama nasional tersebut mencatatkan pelemahan pada awal sesi hari Selasa, 19 Mei 2026.

IHSG bergerak turun ke posisi 6.599,21 saat bel pembukaan berbunyi. Angka ini memperlihatkan penyusutan tipis jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada sesi perdagangan sebelumnya yang berada di level 6.599,24.

Berdasarkan laporan resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.01 WIB, koreksi indeks terus berlanjut hingga turun 0,42 persen. Penurunan sebanyak 27,77 poin tersebut membuat IHSG terdorong ke level 6.571,47.

Dalam rentang waktu awal perdagangan tersebut, pergerakan indeks tercatat berada pada kurva 6.568,99 sebagai titik terendah. Sementara itu, posisi tertinggi yang sempat disentuh indeks mencapai level 6.612,32.

Lantai bursa mengindikasikan aktivitas yang bergerak cukup dinamis dan padat pada pembukaan sesi. Volume saham yang berpindah tangan terpantau menembus 944,3 miliar lembar, dengan estimasi nilai transaksi menyentuh Rp 596 triliun.

Frekuensi transaksi yang terjadi di pasar modal tercatat berkisar 86,21 ribu kali. Di sisi lain, total nilai kapitalisasi pasar secara keseluruhan berada pada kisaran Rp 11,473 triliun.

Peta pergerakan saham emiten menunjukkan sebanyak 258 saham berhasil bergerak menguat. Sementara itu, 177 saham terpantau mengalami pelemahan, dan sebanyak 524 saham lainnya masih tertahan alias belum bergerak.

Kondisi zona merah juga menjalar ke sejumlah indeks acuan utama lainnya di BEI. Tepat pada pukul 09.01 WIB, indeks LQ45 mengalami pemangkasan sebesar 0,4 persen menuju ke posisi 648,50.

Pelemahan ini diikuti oleh indeks KOMPAS100 yang terkoreksi sebesar 0,73 persen ke level 867,93. Selanjutnya, indeks IDX30 juga mengalami penurunan sebesar 0,19 persen hingga terdampar ke posisi 368,44.

Sektor saham syariah tidak luput dari tren penurunan pada pagi hari ini. Jakarta Islamic Index (JII) mencatatkan kemerosotan paling dalam sebesar 1,26 persen ke posisi 423,21, sedangkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menyusut 0,5 persen menjadi 236,97.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index