Kinerja TBIG Melemah, Laba Bersih Turun Menjadi Rp 405,61 Miliar

Kinerja TBIG Melemah, Laba Bersih Turun Menjadi Rp 405,61 Miliar
Petugas melakukan pemeliharaan berkala menara (tower) telekomunikasi milik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) (FOTO: katadata.co.id)

JAKARTA – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan penurunan kinerja pada periode Januari–Maret 2026. Melemahnya pendapatan memberikan dampak terhadap laba periode berjalan yang diraih TBIG sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, TBIG memperoleh pendapatan senilai Rp 1,71 triliun. Angka ini mengalami penurunan tipis sekitar 0,79% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dibandingkan raihan Rp 1,73 triliun pada periode sebelumnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, beban pokok yang mesti dipikul oleh perusahaan infrastruktur telekomunikasi ini justru mengalami kenaikan sebesar 1,98% secara tahunan menjadi Rp 482,60 miliar pada kuartal I-2026, dari posisi sebelumnya Rp 473,23 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Secara operasional, laba usaha yang dikantongi TBIG juga mengalami penyusutan sebesar 3,02% secara tahunan menjadi Rp 1,07 triliun pada kuartal I-2026. Padahal pada periode yang sama di tahun 2025, laba usaha TBIG mampu menyentuh angka Rp 1,11 triliun sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menilik sisi bottom line, laba periode berjalan TBIG tercatat sebesar Rp 405,61 miliar pada kuartal I-2026. Pencapaian tersebut mengalami penurunan sebesar 5,61% YoY jika dibandingkan dengan posisi kuartal I-2025 yang berhasil mencapai Rp 429,23 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Per tanggal 31 Maret 2026, total aset yang dimiliki TBIG tercatat sebesar Rp 46,51 triliun. Pada periode yang sama, total liabilitas serta ekuitas TBIG masing-masing berada di angka Rp 33,25 triliun dan Rp 46,51 triliun sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index