JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk melaporkan pertumbuhan kinerja yang positif pada kuartal pertama tahun 2026. Bank Danamon menegaskan bahwa pertumbuhan ini berjalan selaras dengan komitmen perusahaan di sektor berkelanjutan.
Berdasarkan laporan keuangan untuk kuartal I-2026, Bank Danamon membukukan laba bersih konsolidasi senilai Rp 1,25 triliun, angka ini meningkat pesat jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 885 miliar.
Pada aspek intermediasi, hingga kuartal I-2026, Bank Danamon tercatat telah menyalurkan kredit hingga mencapai Rp 160,78 triliun. Penyaluran kredit tersebut juga mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang berjumlah Rp 159,3 triliun.
Director of Syariah & Sustainability Finance Bank Danamon, Herry Hykmanto, menjelaskan bahwa porsi kredit pada sektor berkelanjutan atau yang dikenal sebagai kredit hijau dalam portofolio kredit bank terus menunjukkan tren pertumbuhan.
"Pada kuartal I-2026, penyaluran kredit hijau Bank Danamon terus mencatatkan pertumbuhan yang positif dan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," ujar Herry ,sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Herry memaparkan bahwa sebagian besar kredit hijau dari Bank Danamon saat ini dialokasikan ke sektor energi terbarukan. Pemilihan sektor ini dilakukan karena dianggap mampu memacu pertumbuhan ekonomi yang ramah terhadap lingkungan.
Herry juga mengungkapkan bahwa pihak bank telah menyiapkan strategi guna menggenjot penyaluran kredit hijau. Ia merasa optimistis bahwa kredit Bank Danamon akan tetap tumbuh secara positif hingga penghujung tahun 2026.
"Bank Danamon mengharapkan pertumbuhan kredit pada tahun 2026, termasuk kredit hijau dapat tumbuh sejalan dengan target pertumbuhan kredit yang ditetapkan oleh regulator," ucapnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.