Daftar Saham di Atas 1 persen Milik Lo Kheng Hong per Mei 2026

Daftar Saham di Atas 1 persen Milik Lo Kheng Hong per Mei 2026
Investor kawakan, Lo Kheng Hong (FOTO: syailendracapital.com)

JAKARTA – Investor kawakan, Lo Kheng Hong, kembali menjadi pusat perhatian pasar seiring dengan besarnya kepemilikan sahamnya pada sejumlah emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Strategi investasi jangka panjang yang selama ini menjadi ciri khasnya tercermin dalam portofolio yang tersebar di beragam sektor industri.

Berdasarkan data keterbukaan informasi BEI, Sabtu (9/5/2026), Lo Kheng Hong terpantau memiliki saham dengan porsi di atas 1% di berbagai perusahaan, mulai dari sektor properti, manufaktur, perkebunan, pembiayaan, ritel, hingga industri petrokimia.

Salah satu kepemilikan terbesar Lo Kheng Hong terdapat pada saham PT Intiland Development Tbk (DILD). Investor senior ini tercatat mempunyai 716,8 juta lembar saham atau setara dengan 6,92% kepemilikan.

Selain itu, ia juga mengumpulkan saham PT Global Mediacom Tbk sebanyak 1,06 miliar lembar saham atau sekitar 6,43%. Pada sektor pertambangan dan energi, Lo Kheng Hong juga diketahui memiliki saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) sebanyak 155,38 juta lembar saham atau 5,64%.

Portofolio Lo Kheng Hong turut mencakup sektor manufaktur ban lewat kepemilikannya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJLT). Ia memegang sekitar 232,79 juta lembar saham atau setara dengan 6,68% dari total saham perusahaan tersebut.

Di sektor ritel, Lo Kheng Hong mempunyai saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sebanyak 201,34 juta lembar saham atau sekitar 2,84%. Sementara pada sektor perkebunan, investor yang dijuluki sebagai “Warren Buffett Indonesia” itu tercatat memiliki 771,01 juta lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) atau setara 4,97%. Ia pun mengoleksi saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebanyak 89,04 juta lembar atau 1,31%.

Di luar saham-saham tersebut, Lo Kheng Hong juga tercatat mempunyai kepemilikan lebih dari 1% di beberapa emiten lainnya. Pada saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG), ia menggenggam 50,31 juta lembar saham atau 1,29%.

Selanjutnya di PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) sebanyak 139,42 juta lembar saham atau 1,45%. Ia juga memiliki 75,59 juta lembar saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) atau setara 1,9%, serta 27,65 juta lembar saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) sebesar 1,24%.

Selain itu, Lo Kheng Hong tercatat mengoleksi saham PT Paninvest Tbk sebanyak 50,19 juta lembar atau 1,23%, serta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) sebanyak 209,33 juta lembar saham atau sekitar 1,02%.

Sebelumnya, salah satu pemegang saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) yaitu Lo Kheng Hong melepas saham SIMP pada 14 April 2026. Tujuan dari penjualan saham SIMP ini adalah untuk merealisasikan keuntungan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), tertanggal Minggu (26/4/2026), Lo Kheng Hong menjual saham SIMP sebanyak dua kali pada 14 April 2026. Pertama, ia melepas 1.377.000 saham SIMP dengan harga Rp 925 per saham.

Kedua, ia menjual 6.812.000 saham SIMP dengan harga Rp 920 per saham. Total penjualan tersebut adalah 8.189.500 saham SIMP dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,54 miliar.

“Tujuan transaksi untuk merealisasikan keuntungan dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Setelah transaksi penjualan saham SIMP tersebut, Lo Kheng Hong kini memiliki 771.017.500 saham SIMP atau setara 4,97%. Sebelum transaksi itu dilakukan, Lo Kheng Hong memiliki 779.207.000 saham SIMP.

Berdasarkan data RTI, harga saham SIMP mengalami penurunan 5,23% menjadi Rp 815 per saham. Harga saham SIMP dibuka stagnan pada posisi Rp 860 per saham. Saham SIMP berada di level tertinggi Rp 865 dan level terendah Rp 810 per saham.

Total frekuensi perdagangan mencapai 6.008 kali dengan volume perdagangan saham 471.977 saham. Nilai transaksi tercatat Rp 39,1 miliar. Adapun harga saham SIMP telah melonjak 42,98% secara year to date (ytd).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index