Saham Tambang Emas ARCI Naik 11,6 Persen, Siap Bagi Dividen Rp 522 Miliar Juni

Saham Tambang Emas ARCI Naik 11,6 Persen, Siap Bagi Dividen Rp 522 Miliar Juni
Ilustrasi PT Archi Indonesia Tbk (Foto: swa)

JAKARTA – Nilai saham perusahaan tambang emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), terpantau terus merangkak naik sejalan dengan tren penguatan harga emas global. Walaupun harganya telah melonjak tinggi, saham ARCI dinilai tetap menarik bagi investor berkat adanya rencana pembagian dividen.

Emiten yang terafiliasi dengan Grup Rajawali milik Peter Sondakh tersebut telah menetapkan untuk membagikan dividen total senilai 60 juta dollar AS atau setara Rp 1,04 triliun yang diambil dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Penetapan ini telah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Rajawali Place, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026).

Jumlah dividen tersebut mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 60% dari total laba bersih perseroan selama tahun 2025 yang tercatat mencapai 102,52 juta dollar AS. "Jadi buat investor yang pegang saham ARCI, jangan dijual dulu. Ada dividen yang mau dibagikan," kata Direktur Utama Archi Indonesia, Rudi Suhendra, dalam paparan publik, Kamis (7/5/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rudi memaparkan bahwa sebagian dari nilai dividen tersebut telah disalurkan kepada para pemegang saham sebagai dividen interim pada periode akhir tahun lalu. “Dari total 60 juta dollar AS, sebesar 30 juta dollar AS telah dibayarkan sebagai dividen interim pada Desember 2025,” ujar Rudi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (7/5/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, sisa pembayaran dividen sebesar 30 juta dollar AS dijadwalkan akan dicairkan pada bulan Juni 2026 mendatang. Berdasarkan referensi kurs Jisdor Bank Indonesia per 6 Mei 2026 di angka Rp 17.405 per dollar AS, keseluruhan dividen ARCI setara dengan Rp 1,04 triliun. Adapun sisa dividen yang akan dibayarkan pada Juni 2026 mencapai kisaran Rp 522,15 miliar.

Pada Desember 2025, ARCI telah menyalurkan dividen interim senilai Rp 449 miliar, di mana investor menerima hak dividen sebesar Rp 19,81 per saham. Saat ini, seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah, dividen per lembar saham ARCI diprediksi akan mengalami kenaikan. Menurut hitungan tertentu, investor berpeluang memperoleh setoran dividen sekitar Rp 25 per lembar saham ARCI.

Di sisi lain, pergerakan harga saham ARCI menunjukkan tren positif belakangan ini. Pada penutupan perdagangan Rabu 7 Mei 2026, harga saham ARCI berada di level 1.605, atau menguat 1,27% secara harian. Dalam periode satu bulan terakhir, harga saham ARCI telah meningkat sebesar 165 poin atau setara dengan 11,46%.

Performa operasional ARCI sepanjang tahun 2025 juga mencatatkan pertumbuhan yang menjanjikan. Perseroan melaporkan produksi emas mencapai 122.000 ounces, yang berarti tumbuh sebesar 33% secara tahunan (YoY). Kenaikan volume produksi ini turut mengerek pendapatan ARCI menjadi 496,22 juta dollar AS pada tahun 2025.

Dari perolehan pendapatan tersebut, kontribusi utama berasal dari pasar dalam negeri sebesar 390,86 juta dollar AS, sedangkan pendapatan dari pasar internasional tercatat sebesar 96,37 juta dollar AS. Namun, pertumbuhan pendapatan ini juga diikuti oleh kenaikan beban pokok penjualan yang meningkat dari 227,09 juta dollar AS pada 2024 menjadi 286,18 juta dollar AS pada 2025.

ARCI juga melaporkan beban penjualan senilai 476.634 dollar AS, beban umum serta administrasi sebesar 11,81 juta dollar AS, dan beban operasi lainnya sebesar 1,88 juta dollar AS. Selain itu, perseroan mencatatkan beban keuangan sebesar 40,24 juta dollar AS dan beban pajak penghasilan sebesar 63,42 juta dollar AS.

Langkah pembagian dividen dalam jumlah besar ini mempertegas komitmen ARCI dalam memberikan keuntungan bagi pemegang saham di tengah tren pertumbuhan produksi dan pendapatan selama tahun 2025.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index