Dividen Rp 992 per Saham, ITMG Diramal ke Level Rp 27.600

Dividen Rp 992 per Saham, ITMG Diramal ke Level Rp 27.600
Ilustrasi PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (https://pintarsaham.id/wp-content/uploads/Thumbnail-ITMG.jpg)

JAKARTA – Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah berhasil rebound dari zona support-nya. Emiten batu bara ini mencatat rasio price to book value (PBV) di bawah 1, tepatnya 0,95 kali, dengan price earning ratio (PER) di angka 9,57 kali — sinyal valuasi yang masih tergolong murah di tengah kondisi pasar saat ini.

Momentum pemulihan harga ini pun ditangkap oleh BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS). Dalam analisis terbarunya untuk perdagangan Senin (4/5/2026), BRIDS merekomendasikan buy saham ITMG untuk strategi swing trade dengan target harga di kisaran Rp 27.025 hingga Rp 27.600.

Secara teknikal, pergerakan saham ITMG dinilai telah menunjukkan sinyal pembalikan setelah menyentuh level support. "Pergerakan saham ITMG berhasil untuk rebound dari level support fibo-nya pada 24.620 - 25.800. Potensi kenaikan lanjutan terbuka dengan target resistance selanjutnya pada 27.025 - 27.600," terang BRIDS, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Adapun batas proteksi atau stoploss dipasang di bawah level 25.000. Artinya, selama saham ITMG bertahan di atas zona tersebut, tren penguatan masih terbuka lebar menuju target yang telah dipatok analis.

Di sisi fundamental, ITMG mencatat kinerja yang solid sepanjang 2025. Emiten ini membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 190,94 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun, dengan laba per saham US$ 0,17 atau Rp 2.853.

Kabar menarik datang dari sisi dividen yang menjadi daya tarik tersendiri bagi investor jangka panjang. ITMG akan membayarkan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp 992 per saham kepada pemegang saham atas 1.114.899.100 saham, dengan jadwal pembayaran pada 19 Mei 2026.

Sebagai perbandingan, untuk tahun buku 2024, ITMG telah menebar dividen interim sebesar US$ 90,04 juta atau Rp 1.228 per saham, dan dividen final sebesar US$ 153,12 juta atau Rp 2.245 per saham. Total dividen tahun buku 2024 tersebut setara 65% dari laba bersih perseroan.

Sementara untuk tahun buku 2025, ITMG sebelumnya juga telah membagikan dividen interim sebesar US$ 50,04 juta atau Rp 738 per saham. Dengan total dividen yang terus mengalir, saham ITMG menjadi pilihan menarik bagi investor yang mengincar imbal hasil ganda dari capital gain maupun dividen.

Di sisi lain, catatan transaksi harian pun memperlihatkan minat investor yang cukup besar. Sebanyak 3,76 juta saham ITMG diperdagangkan dengan frekuensi 6.414 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 98,88 miliar. Investor asing turut membukukan net buy di saham emiten batu bara ini sebesar Rp 17,39 miliar.

Kombinasi antara valuasi PBV di bawah 1 yang mencerminkan harga masih di bawah nilai wajar, kepastian dividen final Rp 992 per saham, serta dukungan teknikal yang mulai membaik menjadikan saham ITMG layak masuk radar investor. Namun demikian, fluktuasi harga batu bara di pasar global tetap menjadi variabel penting yang perlu terus dipantau sebelum mengambil keputusan investasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index