Teknikal BBCA Tunjukkan Peluang Naik ke Rp 6.033 Hari Ini

Teknikal BBCA Tunjukkan Peluang Naik ke Rp 6.033 Hari Ini
Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)(https://imgsrv2.voi.id/DQJ4cml1N5L95A4yrG8f-QnGZ8lmeuHvwgmd9sP-RM4/auto/1200/675/sm/1/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81NzEwOTUvMjAyNjA0MTkxOTM3LW1vYmlsZS5jcm9wcGVkXzE3NzY2MDIzMzUuanBlZw.jpg)

JAKARTA – Saham BBCA ditutup menguat 0,85% ke level Rp 5.900 pada perdagangan Senin (4/5/2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI), memberi sinyal adanya peluang teknikal yang bisa dimanfaatkan pemodal untuk meraih keuntungan jangka pendek.

Di balik penguatan harian itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menanggung tekanan, di mana dalam sepekan terakhir turun 1,26%, sebulan melemah 10,2%, dan selama periode year to date (ytd) anjlok 26,9%.

Meski demikian, CGS International Sekuritas Indonesia menilai saham BBCA tetap memiliki potensi untuk bergerak menuju level resistance (batas atas) pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan harga saham BBCA memiliki area support di Rp 5.733–Rp 5.817.

"BBCA memiliki support di 5.733-5.817. Target dekat di 5.967-6.033," tulis CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan, Selasa (5/5/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Artinya, selama harga saham BBCA mampu bertahan di atas area support tersebut, terbuka ruang penguatan menuju target terdekat di kisaran Rp 5.967 hingga Rp 6.033. Bagi pemodal yang ingin memaksimalkan potensi cuan, level support dan resistance ini menjadi acuan penting dalam menentukan strategi masuk dan keluar.

Dari sisi aktivitas investor asing, data Stockbit mengungkap bahwa saham BBCA tercatat banyak dijual asing atau net sell asing sebesar Rp 147,3 miliar pada perdagangan Senin (4/5/2026). Tekanan jual dari investor global ini menjadi salah satu faktor yang masih membayangi pergerakan harga saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut dalam jangka pendek.

Kendati begitu, para pemodal yang jeli kerap memanfaatkan kondisi seperti ini sebagai peluang akumulasi, mengingat penurunan harga yang terjadi lebih mencerminkan tekanan sentimen jangka pendek ketimbang perubahan pada fundamental perusahaan. Dengan posisi support yang terbilang cukup jelas dan target resistance yang terukur, saham BBCA tetap layak dicermati pada perdagangan Selasa (5/5/2026).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index