Logistik

Dirut Pelindo Pantau Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar

Dirut Pelindo Pantau Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar
Dirut Pelindo Pantau Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Tegaskan Komitmen Perkuat Logistik Kalbar

JAKARTA - Direktur Utama Pelindo melakukan kunjungan perdana ke Terminal Kijing guna memastikan kesiapan operasional dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan sistem logistik di wilayah Kalimantan Barat.

Kunjungan strategis ini menjadi momentum penting bagi PT Pelindo Terminal Petikemas atau PTP Nonpetikemas dalam mempertegas peran mereka sebagai tulang punggung distribusi barang di wilayah Borneo yang sangat luas.

Pihak manajemen menekankan bahwa optimalisasi infrastruktur pelabuhan adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui efisiensi biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi para pelaku usaha.

Komitmen PTP Nonpetikemas Dalam Mengelola Terminal Kijing

Dalam peninjauan yang dilakukan pada Minggu 1 Maret 2026 tersebut terlihat koordinasi intensif antara jajaran direksi untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung pelabuhan dapat berfungsi dengan kapasitas maksimal.

Terminal Kijing diproyeksikan menjadi pusat kegiatan logistik terbesar di wilayah tersebut yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar guna mendukung ekspor produk unggulan daerah Kalimantan Barat ke pasar dunia.

Penerapan standar operasional prosedur yang ketat menjadi fokus utama PTP Nonpetikemas agar proses bongkar muat barang non-petikemas dapat berjalan lebih cepat tanpa adanya kendala teknis yang berarti sekali.

Hingga Senin 2 Maret 2026 manajemen terus melakukan evaluasi terhadap alur keluar masuk barang guna meminimalisir waktu tunggu kapal di dermaga yang sering kali menjadi penyebab membengkaknya biaya logistik.

Dampak Positif Peningkatan Infrastruktur Bagi Ekonomi Kalbar

Penguatan sektor logistik di Kalimantan Barat diharapkan mampu memberikan dampak domino yang positif terhadap peningkatan daya saing produk lokal seperti minyak sawit mentah serta komoditas tambang.

Dengan adanya fasilitas pelabuhan yang mumpuni para pengusaha tidak perlu lagi mengirimkan barang melalui pelabuhan luar daerah yang memakan waktu lama serta biaya transportasi darat yang sangat mahal.

Direktur Utama Pelindo menyatakan bahwa kehadiran Terminal Kijing adalah wujud nyata dari kehadiran negara dalam membangun konektivitas antarwilayah yang lebih terintegrasi dan efisien di seluruh pelosok tanah air.

Dukungan infrastruktur ini secara otomatis akan menarik minat para investor baru untuk menanamkan modal mereka di wilayah Kalimantan Barat karena tersedianya pintu gerbang perdagangan internasional yang sangat handal.

Transformasi Digital Dan Inovasi Layanan Operasional Pelabuhan

Selain pembangunan fisik Pelindo juga melakukan transformasi digital secara menyeluruh pada sistem administrasi pelayanan jasa pelabuhan guna memudahkan para pengguna jasa dalam melakukan transaksi keuangan secara daring.

Penggunaan aplikasi sistem pemantauan kapal secara waktu nyata membantu pihak otoritas pelabuhan dalam mengatur jadwal sandar secara lebih presisi sehingga kepadatan di area dermaga dapat dihindari sepenuhnya setiap hari.

PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang transparan dan akuntabel guna membangun kepercayaan para mitra bisnis dalam menggunakan fasilitas Terminal Kijing sebagai basis distribusi utama.

Keamanan data serta kecepatan verifikasi dokumen menjadi prioritas utama tim teknologi informasi perusahaan agar tidak terjadi gangguan pada rantai pasok logistik nasional yang sedang tumbuh pesat saat ini.

Sinergi Antar Lembaga Demi Kemajuan Maritim Indonesia

Keberhasilan pengelolaan Terminal Kijing tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya yang bahu-membahu menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor maritim nasional kita.

Pelindo terus menjalin komunikasi aktif dengan berbagai asosiasi pengusaha logistik guna mendapatkan masukan berharga terkait pengembangan layanan yang paling dibutuhkan oleh pasar saat ini di wilayah Kalimantan Barat.

Visi besar perusahaan adalah menjadikan pelabuhan-pelabuhan di bawah manajemen Pelindo sebagai hub logistik yang mampu bersaing dengan pelabuhan internasional lainnya di kawasan Asia Tenggara melalui pelayanan yang sangat profesional.

Evaluasi rutin terhadap kinerja operasional Terminal Kijing akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan target-target pertumbuhan volume barang dapat tercapai sesuai dengan rencana strategis jangka panjang perusahaan yang berjalan.

Harapan Masa Depan Untuk Logistik Terintegrasi Di Kalimantan

Pemerintah berharap dengan semakin kuatnya basis logistik di Terminal Kijing maka ketimpangan harga barang kebutuhan pokok antarwilayah dapat ditekan secara signifikan melalui jalur distribusi laut yang lancar.

PTP Nonpetikemas akan terus memperluas kapasitas gudang penyimpanan serta area penumpukan barang guna mengantisipasi lonjakan arus komoditas yang diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya di wilayah Borneo tersebut.

Kesejahteraan masyarakat sekitar juga menjadi perhatian melalui pelibatan tenaga kerja lokal dalam berbagai unit operasional pelabuhan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar yang berdampingan langsung.

Melalui komitmen yang kuat dan kerja keras seluruh tim Pelindo optimis bahwa Terminal Kijing akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang membawa kemajuan besar bagi provinsi Kalimantan Barat di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index