BEI Pantau Saham MD Entertainment FILM Akibat Penurunan Tak Wajar

Selasa, 28 Juli 2026 | 22:15:18 WIB
Ilustrasi saham film (foto : NET)

JAKARTA – PT MD Entertainment Tbk. (FILM), emiten perfilman milik Manoj Punjabi, masuk dalam daftar pemantauan Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).

Melalui pengumuman Peng-UMA-00221/BEI.WAS/07-2026, P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Donni Kusuma Permana menyampaikan bahwa pihak Bursa mengawasi pergerakan saham FILM lantaran penurunan harga yang tidak wajar. Kendati demikian, pengumuman ini tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan Pasar Modal.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham FILM yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity,” ujar Donni sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada saham FILM. Selain itu, para pemodal diimbau untuk memperhatikan jawaban manajemen HUMI atas permintaan konfirmasi yang diajukan oleh pihak Bursa.

Investor juga diminta untuk mencermati kinerja perusahaan serta keterbukaan informasi FILM. Kemudian, investor diharapkan mengkaji ulang rencana aksi korporasi apabila FILM belum mendapatkan persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPS).

Di samping itu, para investor diimbau agar memperhitungkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham FILM tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” lanjutnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di lantai Bursa, harga saham FILM terpantau parkir pada level Rp1.040 per saham pada penutupan perdagangan Jumat (26/1/2023). Sepanjang sesi perdagangan tersebut, pergerakan saham FILM berada dalam rentang Rp985 hingga Rp1.155.

Adapun dalam 5 sesi perdagangan terakhir, harga saham FILM telah merosot hingga 28,52%. Sementara itu, sepanjang tahun berjalan 2026, saham FILM tercatat telah anjlok sebesar 91,56%

Terkini