Nasib Saham SMGR TOWR dan PANI setelah Dikeluarkan dari LQ45 dan IDX30

Selasa, 28 Juli 2026 | 21:44:55 WIB
Ilustrasi pergerakan saham (foto : NET)

JAKARTA – Sejumlah saham yang dikeluarkan dari konstituen indeks utama LQ45, IDX30, serta IDX80 menunjukkan pergerakan kinerja yang bervariasi. Deretan saham tersebut mencakup SMGR, TOWR, PTBA, INTP, PANI, dan SIDO.

Sesuai data RTI Infokom pada pukul 10.00 WIB, saham SMGR yang terdepak dari indeks LQ45 menguat 1,72 persen menuju harga Rp1.480 per lembar.

Secara akumulatif, saham SMGR tercatat telah terkoreksi 43,94 persen sepanjang tahun berjalan dan merosot 40,32 persen dalam rentang tiga bulan terakhir.

Selanjutnya, saham TOWR milik Djarum Group yang ikut keluar pada penataan ulang indeks LQ45 terkini mengalami penurunan 0,49 persen ke level Rp404 per saham.

Sejak awal tahun berjalan, saham TOWR berada dalam tren melemah sebesar 31,28 persen serta turun 21,18 persen dalam tiga bulan terakhir.

Sementara itu, saham konstituen IDX30 yang terdepak yakni PTBA terpantau tidak mengalami perubahan posisi di harga Rp2.360, namun berpotensi tertekan ke zona merah pada perdagangan hari ini.

Saham PTBA mencatatkan kenaikan 1,73 persen sejak awal tahun, tetapi tertekan sebesar 18,97 persen selama kurun tiga bulan terakhir.

Adapun saham INTP yang terdepak dari indeks IDX80 mengalami kenaikan sebesar 0,88 persen ke angka Rp4.600 per lembar saham.

Kendati demikian, saham INTP tercatat mengalami pelemahan 38,46 persen sejak awal tahun dan terkoreksi 16,36 persen dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Di sisi lain, saham PANI kepunyaan Aguan bergerak bergerak naik-turun dan tertahan stagnan di posisi Rp6.025 per saham.

Saham PANI juga mencatatkan penurunan sebesar 52,18 persen sepanjang tahun berjalan dan mengalami kemerosotan 32,49 persen dalam kurun tiga bulan terakhir.

Terakhir, saham SIDO terperosok ke zona merah dengan penurunan 0,54 persen menuju posisi Rp368 per lembar.

Saham SIDO tertekan sebesar 31,85 persen sepanjang tahun berjalan serta mengalami penurunan 28,54 persen selama kurun tiga bulan belakangan.

Terkini