Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 27 Juli 2026

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:45:20 WIB
Ilustrasi perdagangan saham (foto : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham-saham yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia pada 27 Juli 2026 mayoritas mengalami penurunan pada kelompok PER tertinggi.

Berdasarkan pencatatan bursa, keseluruhan transaksi tercatat Rp12,2 triliun dengan pemodal asing melakukan penjualan bersih 1,74 miliar saham atau setara Rp820,2 miliar.

Rasio price earning ratio (PER) mencerminkan perbandingan antara harga saham terhadap laba bersih per lembarnya.

Sementara itu, rasio price to book value (PBV) mengukur harga saham terhadap nilai aset bersih perusahaan tiap lembar.

Pada kelompok PER terendah, PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) memimpin penguatan sebesar 3,58% sekaligus menjadi satu-satunya saham yang melonjak di atas 3%.

Di sisi lain, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) mengalami koreksi teroper paling dalam yaitu 2,79%.

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) bergerak stagnan, sedangkan tujuh saham sisanya berfluktuasi tipis di bawah 1,5%.

Pada kelompok PER tertinggi, seluruh saham kompak melemah atau bergerak stagnan pada perdagangan tersebut.

PT Vale Indonesia (INCO) mencatatkan penurunan paling tajam mencapai 2,05%, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) sebesar 1,43% serta PT Barito Pacific (BRPT) sebesar 1,15%.

PT Semen Indonesia (SMGR) masih memegang predikat PBV terendah dari total 20 saham gabungan sebesar 0,23 kali meski pergerakan harganya stagnan.

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) bertahan di level Rp50 dengan nilai transaksi terendah di antara 20 saham gabungan sebesar Rp800,3 juta.

Terdapat tiga saham lain yang turut stagnan tanpa mengalami perubahan harga, yakni PT Darma Henwa (DEWA), PT Semen Indonesia (SMGR), dan PT Merdeka Battery Materials (MBM

Terkini