BEI Rombak Indeks KOMPAS100 Periode Agustus 2026 Hingga Januari 2027

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:45:20 WIB
Ilustrasi saham unggulan (foto : NET)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah secara resmi menyampaikan hasil evaluasi mayor untuk Indeks KOMPAS100 periode Agustus 2026 sampai Januari 2027. Pada penataan ulang kali ini, terdapat sembilan saham yang dikeluarkan dan digantikan oleh sembilan emiten baru.

Berdasarkan rilis resmi BEI, perubahan daftar anggota Indeks KOMPAS100 mulai berlaku efektif dari 3 Agustus 2026 hingga 29 Januari 2027. Di sisi lain, penyesuaian jumlah saham yang diperhitungkan dalam indeks bakal berlaku mulai 3 Agustus sampai 30 Oktober 2026.

Dalam evaluasi ini, sembilan emiten yang terdepak dari Indeks KOMPAS100 meliputi PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), serta PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

Guna menggantikan posisi tersebut, BEI memasukkan sembilan saham baru ke dalam Indeks KOMPAS100, yaitu PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Proses rebalancing dilakukan secara bertahap dan berkala guna memastikan seluruh anggota Indeks KOMPAS100 senantiasa merepresentasikan saham berpapan likuiditas tinggi, berfundamental solid, serta memenuhi standar kapitalisasi pasar yang telah ditetapkan oleh BEI.

Setelah dilakukannya evaluasi, deretan saham berkapitalisasi jumbo layaknya BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, ASII, AMMN, BRIS, GOTO, TPIA, sampai BBRI terpantau masih bertahan di dalam Indeks KOMPAS100.

Di samping itu, sejumlah saham yang tengah banyak disorot para pemodal, seperti BNBR, COIN, EMAS, MINA, hingga RMKE, dipastikan resmi menjadi bagian dari indeks acuan ini mulai awal Agustus 2026.

Indeks KOMPAS100 merupakan salah satu indikator utama di BEI yang merangkum 100 saham pilihan berdasarkan kriteria likuiditas transaksi, kapitalisasi pasar, serta kualitas fundamental emiten. Rotasi konstituen indeks ini kerap menjadi perhatian para pelaku pasar karena berpeluang memengaruhi arah aliran dana dari reksa dana indeks maupun investor institusi yang menjadikannya sebagai acuan portofolio.

Adapun jajaran emiten yang mengisi Indeks KOMPAS100 setelah proses rebalancing adalah AADI, ACES, ADMR, ADRO, AKRA, AMMN, AMRT, ANTM, ARCI, ARTO, ASII, BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, BBYB, BFIN, BIPI, BKSL, BMRI, BNBR, BRIS, BRMS, BSDE, BUKA, BULL, BUMI, BUVA, CBDK, CMRY, COIN, CPIN, CTRA, CUAN, DEWA, DSNG, ELSA, EMAS, EMTK, ENRG, ERAA, ESSA, EXCL, GGRM, GOTO, HEAL, HRTA, HRUM, dan ICBP.

Selain nama-nama tersebut, terdapat pula IMPC, INCO, INDF, INDY, INET, INKP, ISAT, ITMG, JPFA, JSMR, KIJA, KLBF, KPIG, LSIP, MAPA, MAPI, MBMA, MDKA, MEDC, MIKA, MINA, MYOR, NCKL, PANI, PGAS, PGEO, PNLF, PSAB, PTBA, PTRO, PWON, RAJA, RATU, RMKE, SCMA, SGER, SMGR, SMIL, SMRA, SSIA, TAPG, TINS, TLKM, TOBA, TOWR, TPIA, UNTR, UNVR, WIFI, dan WIRG.

Terkini