Oki Pulp & Paper Rilis Obligasi Rp 3,4 Triliun dengan Kupon 10,5 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 | 19:08:40 WIB
Ilustrasi pasar modal indonesia (Sumber : NET)

JAKARTA – PT Oki Pulp & Paper Mills kembali menghimpun dana segar berjumlah besar melalui penerbitan instrumen surat utang.

Anak usaha dari Sinarmas Grup ini menerbitkan dua obligasi sekaligus dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat dengan total nilai mencapai Rp 3 triliun serta US$ 25 juta atau setara Rp 447,5 miliar (kurs Rp 17.900 per dolar AS).

Aksi korporasi tersebut dieksekusi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan II Tahap V Tahun 2026 untuk rupiah dan obligasi USD Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2026 untuk dolar AS.

Target total PUB dalam mata uang rupiah dipasang sebesar Rp 12 triliun, sedangkan untuk denominasi dolar AS ditargetkan sebesar US$ 100 juta.

Melalui prospektus ringkas di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/7/2026), emiten bersandi OPPM ini menerbitkan obligasi rupiah dalam dua seri.

Rinciannya menggunakan skema penjaminan full commitment senilai Rp 2,045 triliun serta best effort sebesar Rp 954,98 miliar.

Seri A ditawarkan dengan nilai pokok Rp 1,76 triliun bernisbah bunga tetap 10% per tahun dan tenggat tiga tahun yang bakal jatuh tempo pada 5 Agustus 2029.

Adapun Seri B membawa nilai pokok Rp 282 miliar berkupon tetap 10,5% per tahun dengan jangka waktu lima tahun hingga tenggat 5 Agustus 2031.

Di samping emisi rupiah, Oki Pulp & Paper juga menjajakan obligasi berdenominasi dolar AS berplafon maksimal US$ 25 juta.

Instrumen mata uang asing ini dijamin lewat skema full commitment sebesar US$ 18,018 juta dan best effort senilai US$ 6,981 juta.

Pada Seri A dolar AS, perusahaan menawarkan nilai emisi US$ 11,875 juta berkupon tetap 6,75% per tahun serta tenor tiga tahun hingga 5 Agustus 2029.

Sementara Seri B bernilai penerbitan US$ 6,143 juta dengan kupon 7,25% per tahun berjangka waktu lima tahun yang jatuh tempo pada 5 Agustus 2031.

Pembayaran bunga atau kupon bagi seluruh seri obligasi akan ditransfer setiap tiga bulan sekali.

Jadwal pencairan bunga perdana direncanakan berlangsung pada 5 November 2026.

Surat utang Oki Pulp & Paper ini telah mengantongi peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan idAA+ (Single A Plus) dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI).

Peringkat ini menandakan kapasitas pembayaran kewajiban perusahaan yang sangat solid serta tergolong dalam kategori layak investasi.

Bagi calon investor yang tertarik, periode penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Juli 2026.

Proses penjatahan diagendakan pada 3 Agustus 2026, distribusi elektronik pada 5 Agustus 2026, serta pencatatan di BEI pada 6 Agustus 2026.

Penerbitan surat utang ini menggandeng PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi.

Sementara posisi wali amanat dipegang oleh PT Bank KB Indonesia Tbk.

Melalui emisi obligasi dua mata uang ini, Oki Pulp & Paper memperluas akses pendanaan pasar modal sekaligus menyediakan alternatif investasi menarik bagi pemodal domestik maupun berbasis dolar AS.

Hasil penggalangan dana obligasi ini dialokasikan untuk melunasi cicilan pokok pinjaman, sedangkan sisa pembiayaan bakal dipakai guna menyokong operasional harian seperti belanja bahan baku, biaya manufaktur, hingga keperluan operasional pabrik kertas dan kimia.

Terkini