Pasca IPO di BEI, Nitrasanata Dharma Bidik Pendapatan Satu Triliun Rupiah

Selasa, 07 Juli 2026 | 14:17:57 WIB
Ilustrasi: PT Nitrasanata Dharma resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) menunjukkan optimisme tinggi dalam meraih pertumbuhan kinerja keuangan pada 2026 setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/7/2026). Emiten pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics tersebut mematok target pendapatan sebesar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun tahun ini, dengan target laba bersih sekitar Rp 320 miliar.

Direktur Keuangan JEC Group, Budi Djatmiko, menyampaikan bahwa perseroan tetap yakin dapat memenuhi target tersebut sembari mempertahankan efisiensi operasional. "Kami masih optimistis pendapatan mencapai Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun. Untuk laba bersih kurang lebih sekitar Rp 320 miliar, ini tergantung bagaimana kami memonitor dan mengendalikan biaya," ujar Budi di Gedung BEI sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Budi menjelaskan bahwa industri layanan kesehatan memerlukan penyesuaian strategi operasional secara berkelanjutan mengikuti perubahan kondisi ekonomi. Oleh karena itu, JECX terus mengevaluasi strategi bisnis serta memantau tingkat kunjungan pasien secara rutin.

Ia mengakui bahwa kondisi ekonomi bisa berpengaruh terhadap keputusan pasien dalam mengambil tindakan medis. "Ada kemungkinan pasien menunda tindakan medis, misalnya baru direalisasikan tahun depan. Tetapi pemeriksaannya tetap dilakukan tahun ini. Hal-hal seperti ini bisa memengaruhi naik turunnya kinerja keuangan," jelasnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Budi menambahkan bahwa realisasi laba bersih masih memiliki potensi fluktuasi sekitar 10% di atas maupun di bawah target akibat tekanan biaya eksternal. Manajemen JECX menegaskan komitmennya untuk terus mengendalikan biaya operasional serta meningkatkan efisiensi agar target keuangan tahun 2026 tetap tercapai.

Terkini