JAKARTA – PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) memperoleh sentimen positif usai salah satu jajaran direksinya melancarkan aksi pembelian saham di pasar. Kondisi tersebut membuat pergerakan harga saham BULL terus melaju naik dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur BULL, Wong Kevin, membeli sebanyak 12 juta saham BULL dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4,99 miliar. Transaksi pembelian saham itu mengesekusi harga Rp 416 per saham pada tanggal 24 Juli 2026.
Usai transaksi dilaksanakan, kepemilikan saham Wong Kevin melambung menjadi 533,3 juta saham atau setara 3,44% dari keseluruhan saham perseroan. Sebelumnya, Wong Kevin memegang sebanyak 521,3 juta saham atau sekitar 3,36% porsi kepemilikan di BULL.
Dengan demikian, terjadi penambahan porsi kepemilikan sebesar 12 juta saham atau kisaran 0,08%. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan via EmitenTrust, tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham secara langsung.
Langkah korporasi ini direspons secara positif oleh para pelaku pasar. Saat penutupan perdagangan sesi I Kamis (30/7/2026), harga saham BULL berada di level Rp 418 per saham atau terangkat 20 poin setara 5,03% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Dalam rentang lima hari perdagangan terakhir, saham BULL mencatatkan penguatan sebesar 34 poin atau sekitar 8,85%. Adapun pada perdagangan Rabu (29/7/2026) sebelumnya, saham BULL sempat ditutup melemah 0,98% menuju level Rp 406 per saham.
Aksi pembelian saham oleh jajaran direksi umumnya menarik perhatian investor lantaran dianggap mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis perusahaan. Terlebih lagi, aksi beli ini memanfaatkan dana pribadi dan memperbesar eksposur investasi sang direktur pada emiten yang dipimpinnya.
Dengan nilai transaksi yang nyaris menyentuh Rp 5 miliar, aksi Wong Kevin ini dapat ditafsirkan sebagai sinyal positif terhadap prospek jangka panjang BULL. Di sisi lain, penambahan saham ini turut memperkuat posisi Wong Kevin sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perseroan.
Pasca transaksi tersebut, porsi kepemilikannya berada di angka 3,44% atau setara 533,3 juta saham. Walau begitu, kepemilikan itu masih berada di bawah batas mayoritas sehingga tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan secara material.
Porsi kepemilikan Wong Kevin sebelum transaksi berada di angka 521,3 juta saham atau 3,36%. Setelah melakukan transaksi 12 juta saham, kepemilikannya meningkat menjadi 533,3 juta saham atau 3,44%.
Pertumbuhan porsi kepemilikan tersebut memang tergolong kecil, tetapi memberikan bobot suara tambahan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Sebagai direktur sekaligus pemegang saham signifikan, Wong Kevin tetap mempunyai peran pada pengambilan keputusan strategis perseroan sesuai aturan tata kelola perusahaan.
Bagi para investor, aksi beli saham oleh insider seperti direksi secara umum menjadi salah satu indikator yang diperhatikan dalam memantau sentimen emiten. Meski demikian, pertimbangan keputusan investasi tetap wajib memperhatikan fundamental perusahaan, prospek industri, hingga kondisi pasar secara keseluruhan.
Melalui penguatan harga saham beberapa hari terakhir serta akumulasi saham oleh direksi, pergerakan saham BULL menjadi salah satu yang menarik dipantau pelaku pasar untuk jangka pendek maupun menengah.