IHSG Turun 0,64 Persen ke 6.091, Saham BUMI dan MBMA Jadi Top Losers

IHSG Turun 0,64 Persen ke 6.091, Saham BUMI dan MBMA Jadi Top Losers
Ilustrasi saham (FOTO: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Rabu (29/7/2026) di zona merah setelah terkoreksi 39,20 poin atau 0,64% ke posisi 6.091,38. Pergerakan pasar mencatatkan sebanyak 177 saham menguat, 468 saham melemah, dan 148 saham bertahan di posisi stagnan.

Hanya terdapat tiga indeks sektoral yang berhasil bertahan di zona hijau saat IHSG mengalami penurunan. Sementara itu, delapan indeks sektoral lainnya harus merosot ke zona merah menyusul pelemahan indeks utama.

Penguatan melingkupi sektor teknologi sebesar 0,18%, sektor barang konsumen non siklikal naik 0,11%, serta sektor kesehatan yang tumbuh 0,08%. Sebaliknya, penurunan paling tajam dialami oleh sektor properti sebesar 2,75%, disusul sektor perindustrian turun 2,67%, dan sektor transportasi tergerus 1,77%.

Aktivitas perdagangan saham di bursa secara keseluruhan membukukan volume sebanyak 39,43 miliar saham. Adapun nilai transaksi harian yang berhasil dihimpun mencapai Rp 22,72 triliun.

Daftar top gainers pada indeks LQ45 hari ini diisi oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan kenaikan (2,80%), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik (2,29%), dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) meningkat (1,65%).

Sementara itu, jajaran top losers LQ45 dihuni oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang tertekan (-3,64%), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun (-2,82%), serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang tergerus (-2,61%).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index