Saham MLPT Tembus ARA 25 persen pada Perdagangan Perdana Stock Split

Saham MLPT Tembus ARA 25 persen pada Perdagangan Perdana Stock Split
Ilustrasi saham (sumber foto: NET)

JAKARTA – Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melonjak hingga batas auto rejection atas (ARA) dalam sesi perdagangan pertama usai menggelar stock split. Pada penutupan sesi I Rabu (22/7), harga saham MLPT berada di level Rp 1.625 per saham dengan kenaikan sebesar 25%.

Lonjakan harga tersebut membuat nilai kapitalisasi pasar MLPT menembus Rp 76,1 triliun. Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mematok harga teoretis saham MLPT di angka Rp 1.040 per saham pasca aksi pemecahan saham bernilai rasio 1:25.

Penyesuaian terhadap harga teoretis, jumlah saham hasil pemecahan, hingga parameter perdagangan MLPT dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) telah mulai diterapkan sejak 21 Juli 2026.

Mengutip keterbukaan informasi pada Selasa (21/7), BEI memaparkan bahwa perhitungan harga teoretis itu mengacu pada harga penutupan MLPT sebesar Rp 25.950 per saham saat akhir masa cum di pasar reguler per 20 Juli 2026.

“Dengan rasio stock split 1:25, harga teoretis saham menjadi Rp 1.038 dan disesuaikan menjadi Rp 1.040 mengikuti fraksi harga yang berlaku di bursa,” tulis pengumuman Bursa itu sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Melalui pemecahan saham berasio 1:25 tersebut, nilai nominal saham MLPT berubah dari Rp 100 menjadi Rp 4 per saham. Alhasil, total saham beredar MLPT melambung dari 1,875 miliar saham menjadi 46,875 miliar saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index