Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 21 Juli 2026 DEWA CUAN Naik

Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 21 Juli 2026 DEWA CUAN Naik
Ilustrasi Saham (sumber foto: NET)

JAKARTA – Perdagangan saham-saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Juli 2026 kembali diwarnai kenaikan tajam pada kelompok PER tertinggi. Kondisi ini melanjutkan tren penguatan dari sesi perdagangan sebelumnya.

Total nilai transaksi di bursa mengalami peningkatan drastis menjadi Rp21,6 triliun dibandingkan Rp17,2 triliun pada hari sebelumnya. Investor asing membukukan jual bersih dari sisi volume sebanyak 1,22 miliar saham, namun tetap mencatatkan beli bersih secara nilai mencapai Rp30,8 miliar.

Rasio harga terhadap laba bersih per saham ditunjukkan melalui price earning ratio (PER). Di sisi lain, harga saham dibandingkan dengan nilai aset bersih perusahaan per saham diukur menggunakan rasio price to book value (PBV).

Seluruh saham pada kelompok PER terendah terpantau tidak ada yang mengalami penurunan harga. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) memimpin kenaikan tertinggi sebesar 2,67%, yang kemudian diikuti oleh PT Aneka Tambang (ANTM) dengan penguatan 2,00%.

Kinerja saham PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) dan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) cenderung stagnan. Sementara itu, delapan saham lainnya berhasil menguat dari skala tipis hingga sedang.

Kenaikan tertinggi di antara 20 saham gabungan diraih oleh PT Darma Henwa (DEWA) yang melesat 10,55%. Hasil tersebut melanjutkan lonjakan signifikan yang sudah terjadi pada hari perdagangan sebelumnya.

Penguatan tersebut disusul oleh PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) yang melonjak 9,70%. Selain itu, PT Amman Mineral Internasional (AMMN) serta PT Bumi Resources (BUMI) turut menguat masing-masing sebesar 6,98% dan 5,66%.

Nilai transaksi terbesar di kelompok ini dipegang oleh PT Bumi Resources dengan raihan Rp963,7 miliar. Adapun status PBV terendah dari seluruh 20 saham gabungan masih ditempati oleh PT Semen Indonesia (SMGR) di angka 0,24 kali.

Perdagangan saham PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) kembali bertahan stagnan di level Rp50 per saham. Nilai transaksinya tercatat menjadi yang terkecil di antara 20 saham gabungan, yaitu sebesar Rp884,5 juta.

Di tengah tren penguatan saham-saham lain dalam kelompok ini, PT United Tractors (UNTR) justru terkoreksi tipis 0,38%. Penurunan ini melanjutkan pelemahan yang telah terjadi sejak sesi perdagangan sebelumnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index