JAKARTA – Investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) pada beberapa saham bersamaan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 108,2 poin (1,74%) menuju level 6.340 pada penutupan perdagangan, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan data Stockbit, saham DSSA paling banyak dibeli hingga mencatatkan angka Rp 263,6 miliar. Selanjutnya disusul saham ANTM yang mengantongi net buy sebesar Rp 91,7 miliar serta PTRO senilai Rp 80,7 miliar.
Terdapat 10 saham dengan nilai net buy asing tertinggi pada perdagangan Selasa (21/7/2026):
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 263,6 miliar
- PT Antam Tbk (ANTM): Rp 91,7 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 80,7 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 66,3 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 62 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 58,4 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 41,5 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 32,8 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 32,7 miliar
- PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Rp 21,7 miliar
Secara keseluruhan di seluruh pasar, pemodal asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 31,3 miliar pada Selasa (21/7/2026).
Nilai net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 360,2 miliar. Di sisi lain, transaksi net sell membukukan nilai sebesar Rp 328,8 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Bersamaan dengan aksi investor asing tersebut, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat sebesar 108,2 poin (1,74%) ke level 6.340 pada penutupan perdagangan, Selasa (21/7/2026).
Tercatat sebanyak 439 saham mengalami kenaikan, 221 saham melemah, dan 305 saham bergerak stagnan. Sementara itu, keseluruhan nilai transaksi di bursa menembus Rp 21,5 triliun.