JAKARTA – PT Esa Medika Mandiri (EMMI) Tbk secara resmi melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Rabu ini. Pada perdagangan hari pertama, harga saham Perseroan melonjak 10,64 persen dari harga penawaran umum perdana sebesar Rp470 menjadi Rp520 per saham.
Pada sesi awal perdagangan, saham EMMI mencatatkan volume transaksi sebesar 291.765 lembar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 19.364 kali. Kenaikan harga ini menunjukkan respons positif investor terhadap prospek bisnis Perseroan di sektor alat kesehatan.
Esa Medika Mandiri menerbitkan 522,86 juta saham baru atau sekitar 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana hasil penawaran umum perdana akan digunakan untuk memperkuat permodalan, ekspansi kapasitas produksi, serta kebutuhan modal kerja.
Direktur Utama Esa Medika Mandiri, Florian Chris Widjaja, menyebut pencatatan saham di BEI merupakan tonggak penting untuk memperkuat daya saing dan tata kelola perusahaan. "Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia," ujar Florian sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Perseroan membagi alokasi dana IPO ke dalam tiga fokus utama, yakni pembayaran sebagian utang bank, pembangunan fasilitas produksi baru di Cikupa, serta pemenuhan modal kerja. Presiden Komisaris Esa Medika Mandiri, Surya Gunawan Widjaja, meyakini dukungan investor publik akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri.
"Fokus kami tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan. Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju," kata Surya sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Ke depan, Esa Medika akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan memperluas portofolio alat kesehatan lokal serta memperkuat jaringan distribusi nasional. Selain itu, Perseroan akan mengoptimalkan kolaborasi dengan mitra strategis guna mendukung kemandirian industri alat kesehatan di Indonesia.
Debut positif saham EMMI di bursa mencerminkan kepercayaan pasar terhadap strategi ekspansi Perseroan. Dengan tambahan modal tersebut, Esa Medika berupaya memperkuat posisi sebagai penyedia solusi alat kesehatan terintegrasi nasional.