PEKANBARU – Nilai jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mandiri di wilayah Provinsi Riau untuk kurun waktu 1–7 Juli 2026 mencatatkan peningkatan.
Berdasarkan hasil musyawarah Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Swadaya Provinsi Riau dalam Surat Penetapan Harga TBS Nomor 23 Periode 1–7 Juli 2026, nilai jual TBS untuk tanaman usia 9 tahun naik sebesar Rp73,76 per kilogram menjadi Rp3.781,37/kg.
Tim Penetapan mematok harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp15.541,13/kg, harga inti sawit (kernel) Rp13.319,00/kg, dan cangkang senilai Rp23,11/kg. Indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS ditetapkan sebesar 92,45 persen.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau melaporkan bahwa tren kenaikan harga terjadi pada setiap kategori usia pohon. Berikut adalah rincian nilai jual TBS sawit mandiri berdasarkan kelompok umur tanaman:
- Umur 3 tahun: Rp2.923,85/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.263,53/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.504,91/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.640,78/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.722,68/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.768,04/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.781,37/kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.740,94/kg
Untuk kelompok tanaman dengan usia lebih tua, nilai jual TBS adalah sebagai berikut:
- Umur 21 tahun: Rp3.676,90/kg
- Umur 22 tahun: Rp3.603,42/kg
- Umur 23 tahun: Rp3.519,88/kg
- Umur 24 tahun: Rp3.456,66/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.404,73/kg
- Umur 26 tahun: Rp3.386,06/kg
- Umur 27 tahun: Rp3.357,12/kg
- Umur 28 tahun: Rp3.302,31/kg
- Umur 29 tahun: Rp3.262,08/kg
- Umur 30 tahun: Rp3.170,13/kg
Kenaikan harga ini diperkirakan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi para pekebun sawit mandiri di Riau. Hal ini didukung oleh kondisi harga CPO dan kernel yang tetap stabil di pasar domestik maupun internasional.