Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 4 Juli 2026: Ukuran 1 Gram Melonjak

Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 4 Juli 2026: Ukuran 1 Gram Melonjak
Ilustrasi: Harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian naik menjadi Rp 2.758.000 per 4 Juli 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Nilai jual logam mulia Antam hari ini, Sabtu (4/7/2026), di Pegadaian terpantau kembali merangkak naik jika dibandingkan dengan periode transaksi sebelumnya.

Mengacu pada catatan teranyar di Galeri 24 Pegadaian, nilai emas Antam untuk ukuran 1 gram melonjak Rp 12.000 menjadi Rp 2.758.000 dari posisi kemarin yang berada di angka Rp 2.746.000. Selaras dengan itu, nilai beli kembali atau buyback emas Antam juga ikut terkerek Rp 20.000 hingga menyentuh Rp 2.476.000 dari harga sebelumnya sebesar Rp 2.456.000.

Tren peningkatan ini pun melanda berbagai ukuran lainnya. Emas Antam dengan ukuran 0,5 gram saat ini dilego pada angka Rp 1.432.000 dengan nilai buyback sebesar Rp 1.238.000.

Sementara itu, untuk emas Antam dengan berat 2 gram beralih menjadi Rp 5.452.000 dengan nilai buyback di angka Rp 4.952.000. Untuk varian 3 gram ditawarkan senilai Rp 8.152.000 disertai nilai buyback sebesar Rp 7.429.000.

Beralih pada kelompok ukuran menengah, nilai emas Antam seberat 5 gram meroket ke angka Rp 13.552.000 dengan nilai buyback mencapai Rp 12.381.000. Sedangkan untuk ukuran 10 gram kini ditawarkan pada level Rp 27.046.000 dengan nilai buyback sebesar Rp 24.763.000.

Pihak Pegadaian juga merilis nilai emas Antam untuk ukuran 25 gram di angka Rp 67.483.000 dengan nilai buyback mencapai Rp 61.604.000. Untuk berat 50 gram dihargai Rp 134.883.000 dengan nilai buyback sebesar Rp 123.209.000, lalu untuk ukuran 100 gram dipatok di angka Rp 269.685.000 dengan nilai buyback menyentuh Rp 246.418.000.

Di sisi lain, produk emas Antam dengan ukuran besar seperti 250 gram, 500 gram, serta 1.000 gram dilaporkan belum tersedia pada sesi transaksi hari ini.

Berikut adalah rincian nilai jual emas Antam di Pegadaian pada Sabtu (4/7/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.432.000
  • 1 gram: Rp 2.758.000
  • 2 gram: Rp 5.452.000
  • 3 gram: Rp 8.152.000
  • 5 gram: Rp 13.552.000
  • 10 gram: Rp 27.046.000
  • 25 gram: Rp 67.483.000
  • 50 gram: Rp 134.883.000
  • 100 gram: Rp 269.685.000

Nilai buyback emas Antam di Pegadaian:

  • 0,5 gram: Rp 1.238.000
  • 1 gram: Rp 2.476.000
  • 2 gram: Rp 4.952.000
  • 3 gram: Rp 7.429.000
  • 5 gram: Rp 12.381.000
  • 10 gram: Rp 24.763.000
  • 25 gram: Rp 61.604.000
  • 50 gram: Rp 123.209.000
  • 100 gram: Rp 246.418.000

Pada perdagangan global, nilai emas dunia terpantau menguat hingga berada di kisaran 4.170,25 dolar AS per ons pada sesi transaksi Jumat (3/7/2026). Komoditas berharga ini sukses menyentuh level tertinggi sejak tanggal 23 Juni dan berpotensi mencatatkan penguatan mingguan mendekati 2 persen setelah sebelumnya sempat melemah selama empat pekan beruntun.

Terdongkraknya harga komoditas ini didorong oleh laporan sektor tenaga kerja di Amerika Serikat yang meleset lebih rendah dari estimasi awal, yang akhirnya memicu para pelaku pasar memangkas proyeksi mereka terkait potensi kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve dalam kurun waktu terdekat. Berdasarkan laporan terkini, sektor ekonomi AS tercatat hanya mampu menambah 57.000 pos pekerjaan baru sepanjang Juni.

Angka ini menjadi perolehan paling rendah dalam periode empat bulan terakhir serta berada jauh di bawah estimasi pasar yang menargetkan angka 110.000. Situasi tersebut mendorong para pelaku pasar meredam ekspektasi mengenai kenaikan suku bunga acuan The Fed pada bulan September nanti.

Menilik indikator CME FedWatch, peluang bagi kenaikan suku bunga acuan terkoreksi ke level kisaran 50 persen dari yang sebelumnya sempat bertengger di posisi 66 persen sebelum rilisnya laporan ketenagakerjaan tersebut. Prospek kebijakan suku bunga yang lebih rendah ini pada akhirnya menambah daya pikat emas karena mampu menekan biaya peluang (opportunity cost) dari kepemilikan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil secara berkala.

Di waktu yang sama, posisi mata uang dolar AS juga berada dalam tren penurunan mingguan terdalam sejak April, sehingga memberikan sokongan ekstra bagi penguatan nilai emas. Tingkat permintaan terhadap komoditas emas juga turut disokong oleh aksi borong dari pihak bank sentral.

Mengacu pada data resmi World Gold Council, jajaran bank sentral global terpantau menambah sekitar 41 ton metrik emas bersih ke dalam pos cadangan mereka sepanjang bulan Mei. Sementara itu, pada sektor pasar fisik, tingkat ketertarikan terhadap emas di India cenderung meredup akibat lonjakan harga ini. Sebaliknya, gairah beli dari pasar China justru memperlihatkan sinyal perbaikan minor.

Di luar komoditas emas, pergerakan harga komoditas logam mulia jenis lain terpantau ikut menguat. Nilai perak dunia melesat 2,41 persen hingga menyentuh level 62,40 dolar AS per ons pada sesi perdagangan Jumat (3/7/2026).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index