Mengenal Clearlake Capital Perusahaan yang Menguasai Saham Chelsea

Kamis, 17 September 2026 | 22:04:47 WIB
Ilustrasi Clearlake Capital resmi menguasai Chelsea secara penuh (FOTO : NET)

JAKARTA – Chelsea tiba-tiba saja berganti pemilik padahal musim baru saja bergulir 3 pekan.

Pada Rabu (16/9/2026), The Blues mengumumkan bahwa Todd Boehly dan Mark Walter, bukan lagi bagian dari Chelsea setelah melepas semua sahamnya.

Adalah Clearlake Capital, perusahaan Amerika yang mencaplok saham dua big bos Chelsea itu senilai £950 juta, setara Rp22,6 triliun!

Transaksi itu mengakhiri keterlibatan Boehly dan Walter sebagai pemegang saham Chelsea sekaligus mengubah posisi Clearlake dari pemegang saham mayoritas menjadi pihak yang mengendalikan klub secara penuh.

Lalu siapa Clearlake Capital?

Sebelum transaksi, Clearlake sebenarnya sudah jadi penguasa di Chelsea dengan saham mayoritas.

Karena Boehly dan Walter menjual kepemilikannya kepada Clearlake, perusahaan investasi Amerika Serikat itu kini menguasai klub secara penuh dalam hal kendali.

Dengan demikian, transaksi senilai sekitar Rp22,6 triliun tersebut bukan pembelian Chelsea dari nol. Clearlake sudah memiliki saham mayoritas sejak konsorsium BlueCo mengambil alih klub pada 2022.

Nama Clearlake Capital selama ini lebih dikenal di dunia investasi daripada sepak bola.

Clearlake merupakan perusahaan pengelola investasi alternatif yang berdiri pada 2006 dan berbasis di Santa Monica, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini menjalankan investasi melalui sejumlah strategi, termasuk private equity, kredit, infrastruktur, investasi sekunder, co-investment, dan strategi pasar privat lainnya.

Clearlake memiliki tiga sektor utama yang menjadi sasaran investasinya, yakni teknologi, industri, dan konsumen. Perusahaan juga memiliki platform kredit untuk memberikan pembiayaan kepada berbagai perusahaan.

Skala bisnisnya jauh lebih besar dibandingkan nilai transaksi saham Chelsea.

Pada 2026, setelah mengakuisisi Pathway Capital Management, Clearlake menyatakan platform gabungannya memiliki aset kelolaan lebih dari US$185 miliar. Jika dikonversi menggunakan kurs sekitar Rp17.726 per US$1 pada 17 September 2026, nilainya mencapai sekitar Rp3.282 triliun.

Pathway sendiri membawa lebih dari US$95 miliar atau sekitar Rp1.684 triliun aset kelolaan ke dalam platform Clearlake. Bisnis tersebut berfokus pada solusi pasar privat, termasuk private equity, private credit, infrastruktur, investasi sekunder, dan co-investment.

Tags

Terkini