Tiga Pimpinan BI Resmi Dilantik, OJK dan Bankir Sorot Koordinasi Stabilitas

Kamis, 03 September 2026 | 02:41:00 WIB

FINANSIALINSIGHT.COM — Pelantikan ini mengukuhkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur. Ketiganya akan memimpin bank sentral dalam lima tahun ke depan, sebuah periode yang menuntut keseimbangan antara menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Koordinasi BI-OJK Jadi Kunci Stabilitas

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan pentingnya koordinasi lintas lembaga. Ia menyebut hubungan antara BI dan OJK, termasuk dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), harus semakin erat untuk menjaga sistem keuangan Indonesia tetap kokoh.

"Jadi harapan kita koordinasi semakin baik, sinergi semakin baik antara OJK dengan Bank Indonesia dan juga dalam kerangka KSSK bersama dengan Menteri Keuangan dan juga LPS supaya kita sama-sama menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia," ujarnya usai pelantikan.

Menurut Friderica, sinergi ini tetap menghormati independensi masing-masing lembaga. "Namun tentunya semua itu harus kita koordinasikan, sinergikan supaya tidak ada conflicting policy," imbuh perempuan yang akrab disapa Kiki ini.

Bankir Ingin Arus Modal Asing Kembali Masuk

Dari sisi perbankan, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Hery Gunardi menyoroti kebutuhan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Ia berharap BI di bawah kepemimpinan baru bisa memastikan kecukupan likuiditas, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Sehingga arus modal yang tadinya sempat pull out dari Indonesia akan kembali lagi dan menyebabkan ekonomi kita nampaknya lebih positif," kata Hery.

Direktur Finance & Strategy PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Nofry Rony Poetra juga menyampaikan aspirasi serupa. Ia berharap setiap kebijakan yang bakal diterbitkan BI ke depan tetap berpihak pada kebutuhan pasar dan kelangsungan industri perbankan nasional.

BEI Siap Perkuat Pendalaman Pasar Modal

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan kesiapannya mendukung agenda besar BI dalam memperdalam pasar keuangan. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menilai pasar modal punya peran strategis dalam memperluas basis investor dan instrumen keuangan, sejalan dengan program yang tengah digalakkan bank sentral.

"Kami dari sektor mikro di pasar modal tentu sangat siap mendukung. Dengan pendalaman pasar di pasar keuangan secara umum, tentu kami di pasar modal akan ikut membantu untuk pendalaman pasar di pasar modal," jelas Jeffrey.

Serangkaian harapan dari para pemangku kepentingan ini menjadi pekerjaan rumah bagi trio pimpinan BI yang baru. Selain mengemban mandat menjaga stabilitas moneter, mereka juga dinilai perlu membangun kepercayaan pasar sejak hari pertama—baik di mata investor domestik maupun asing.

Terkini