JAKARTA – Indeks Dow Jones Industrial Average mengakhiri perdagangan Rabu (5/8/2026) pada level rekor tertinggi baru, yang didorong oleh optimisme pasar terkait progres perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Sebaliknya, indeks Nasdaq mengalami penurunan pertama setelah lima sesi beruntun menguat pasca terkoreksinya saham SpaceX serta Advanced Micro Devices (AMD) akibat laporan keuangan.
Dow Jones menguat 263,18 poin atau 0,49% menuju posisi 54.349,06. Sementara itu, S&P 500 terkikis 13 poin atau 0,17% menjadi 7.723,52, lalu Nasdaq Composite tertekan 221,55 poin atau 0,83% ke tingkat 26.363,44.
Laju positif bursa didukung oleh berkembangnya kabar mengenai kemajuan perundingan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Narasumber senior Iran bersama dua pejabat kawasan mengungkapkan bahwa usulan kesepakatan antara Iran dan Oman bakal memberikan Teheran kewenangan atas pergerakan kapal yang melintasi Teluk Persia melalui Selat Hormuz.
Langkah tersebut dinilai sebagai salah satu konsesi paling signifikan yang pernah diberikan kepada pihak Iran.
Ekspektasi terhadap tercapainya kesepakatan ini memicu penguatan Wall Street sejak awal pekan. Pada Selasa (4/8), Dow Jones maupun S&P 500 sama-sama mencatatkan rekor penutupan seiring melandainya harga minyak dunia dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Penyusutan tersebut melahirkan harapan bahwa tekanan inflasi akan mereda sehingga peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS (The Fed) kian mengecil.
"Pasar sudah melesat sangat cepat tanpa jeda. Kali ini investor tampaknya ingin melihat bukti nyata sebelum kembali mendorong kenaikan lebih lanjut," kata Chief Market Strategist Slatestone Wealth, Kenny Polcari sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di sisi lain, saham SpaceX merosot 13,6%. Kendati perusahaan pimpinan Elon Musk tersebut melaporkan kenaikan pendapatan hampir dua kali lipat dan penyempitan rugi operasional pada laporan keuangan perdananya sebagai entitas publik, pemodal mengkhawatirkan besarnya pengeluaran untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) termasuk pembangunan pusat data.
Tekanan terhadap saham SpaceX diproyeksikan masih berlanjut seiring berakhirnya periode penguncian saham (lock-up period) pasca-IPO mulai Kamis (6/8).
Saham AMD turut terkoreksi 7%. Walau proyeksi pendapatan kuartalannya melampaui estimasi berkat tingginya permintaan cip AI, investor masih menantikan bukti nyata bahwa besarnya investasi AI mampu mengakselerasi pertumbuhan laba.
Berbeda halnya dengan saham sektor kesehatan yang justru menjadi penopang pergerakan Dow Jones. Saham Amgen melonjak 4,6% setelah penjualan kuartal II tumbuh 9%, sementara Eli Lilly menguat 4,9% usai menaikkan proyeksi pendapatan tahunan, hingga mendorong indeks sektor kesehatan S&P 500 naik 1,3%.
Saham Disney turut terangkat 3,6% setelah berhasil mencatatkan kinerja laba kuartal III yang melebihi perkiraan para analis.
Dari ranah indikator ekonomi, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta AS mengalami perlambatan pada Juli berdasarkan laporan ADP National Employment Report.
Data tersebut menjadi salah satu acuan yang dicermati pasar menjelang rilis data tenaga kerja resmi dari pemerintah AS pada Jumat (7/8).