AKRA Raih Pendapatan Rp 30,8 Triliun dan Bagikan Dividen Interim

Jumat, 24 Juli 2026 | 19:28:10 WIB
Ilustrasi Logo PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (sumber foto : NET)

JAKARTA – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dilaporkan tetap mempertahankan prospek positif untuk kinerja tahun 2026. Hal ini didukung oleh penetapan sejumlah target strategis serta proyek pengembangan yang terus berjalan.

Perseroan membidik target penjualan lahan sebesar 90–100 hektare serta potensi peningkatan pendapatan utilitas seiring maraknya aktivitas industri di JIIPE. Selain itu, pengembangan proyek terminal LNG dan FSRU juga terus dilanjutkan.

Pada 1H26, AKRA berhasil membukukan laba bersih Rp 1,43 triliun, meningkat 21% yoy. Kinerja positif ini disokong oleh pertumbuhan kawasan industri JIIPE serta segmen perdagangan dan distribusi yang tetap solid.

“Pendapatan meningkat 44% yoy menjadi Rp 30,8 triliun, dengan segmen perdagangan dan distribusi tetap menjadi kontributor utama melalui pendapatan Rp 28,3 triliun atau sekitar 92% dari total pendapatan,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bisnis kawasan industri JIIPE menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan pendapatan Rp 1,7 triliun, melonjak signifikan 102% yoy didukung realisasi penjualan lahan 58 hektare pada 1H26 dan kenaikan pendapatan utilitas 37% yoy. Kontribusi utilitas diperkirakan semakin meningkat pada 2H26 seiring mulai beroperasinya tenant baru, termasuk smelter tembaga.

AKRA membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 50/lembar saham atau sekitar 70% dari laba bersih 1H26, dengan dividen yield sebesar 3,47% per harga penutupan 23 Juli 2026. Pembagian dividen yang dijadwalkan pada 14 Agustus 2026 ini mempertegas rekam jejak perseroan yang rutin membagikan dividen.

Berdasarkan harga penutupan kemarin, saham AKRA diperdagangkan pada PER 36,56x dan PBV 2,18x. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata PER dan PBV subsektor minyak, gas, dan batu bara yang masing-masing berada di level 6,02x dan 1,13x.

Terkini