Pemerintah Raih Dana 1,033 Miliar Dolar AS dari Penerbitan Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 19:28:10 WIB
Ilustrasi Ilustrasi dana asing. (sumber foto : NET)

JAKARTA – Pemerintah telah menerbitkan surat utang negara berupa Panda Bond dalam mata uang Chinese Renminbi (CNY) di pasar obligasi China pada Kamis (23/7/2026).

Nilai penerbitan instrumen ini mencapai CNY 7 miliar atau setara US$ 1,033 miliar sebagai langkah diversifikasi sumber pembiayaan negara.

Dirjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suminto menuturkan bahwa penerbitan Panda Bond bertujuan untuk mendiversifikasi instrumen pembiayaan dan memperluas basis investor.

Langkah ini juga sejalan dengan kerja sama skema penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) yang dijalankan oleh Indonesia dan China.

“Penerbitan Panda Bond dalam denominasi Yuan Tiongkok sangat strategis dalam konteks China sebagai mitra utama perdagangan maupun investasi. Penerbitan Panda Bond ini juga sinergis dengan Local Currency Transaction antara kedua negara yang tumbuh pesat,” ucap Suminto saat dihubungi pada Kamis (23/7/2026) malam sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Penerbitan Panda Bond ini terbagi ke dalam dua seri tenor, yakni tenor 3 tahun senilai CNY 5,6 miliar dengan yield 1,9% serta tenor 5 tahun sebesar CNY 1,4 miliar dengan yield 2,19%.

Total permintaan investor yang masuk mencapai CNY 17 miliar atau sekitar 2,4 kali lebih besar dari nilai obligasi yang diterbitkan.

Pada seri tenor 3 tahun, nilai penawaran investor mencapai CNY 12,38 miliar dari penerbitan CNY 5,6 miliar sehingga mencatatkan bid to cover ratio sebesar 2,2 kali.

Sementara pada seri tenor 5 tahun, jumlah permintaan menembus CNY 4,62 miliar untuk penerbitan CNY 1,4 miliar dengan bid to cover ratio sebesar 3,3 kali.

Suminto menyampaikan bahwa tingginya minat investor dan yield yang kompetitif menandakan tingginya kepercayaan terhadap fundamental ekonomi serta kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia.

“Hal ini juga tercermin pada ratings AAA/Stable yang diberikan oleh China Lianhe Credit Rating Co., Ltd. untuk penerbitan Panda Bond ini,” tutur Suminto sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Secara keseluruhan, bid to cover ratio sebesar 2,4 kali membuktikan minat penyerapan investor jauh melampaui jumlah obligasi yang ditawarkan.

Settlement transaksi direncanakan berlangsung pada 30 Juli 2026 saat hasil dana penerbitan diterima secara resmi oleh pemerintah.

Terkini