Perdagangan Sesi Pertama: IHSG Turun, Delapan Saham Melonjak 20 Persen

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35:14 WIB
Ilustrasi: IHSG turun 1,11 persen ke level 5.920,15 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (8/7/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kejatuhan sebesar 66,34 poin atau 1,11 persen ke level 5.920,15 pada perdagangan sesi pertama hari Rabu (8/7/2026). IHSG bergerak di zona merah dengan rentang perdagangan di angka 5.897 – 5.984.

Di tengah situasi tersebut, terdapat delapan saham yang justru mencatatkan keuntungan di atas 20 persen dan menduduki daftar teratas top gainers. Bahkan, empat saham di antaranya sempat menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Merujuk pada data IDX, volume perdagangan pada sesi pertama mencapai 12,25 miliar lembar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 5,22 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.137.021 kali.

Tercatat sebanyak 197 saham mengalami kenaikan harga, sementara 447 saham diperdagangkan menurun. Selain itu, sebanyak 142 saham berakhir stagnan.

Sementara itu, saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 1,17 persen.

Hampir seluruh sektor saham bergerak di zona merah pada penutupan sesi pertama. Sektor properti memimpin pelemahan dengan ambrol 2,12 persen, diikuti sektor barang baku 1,97 persen, transportasi 1,83 persen, barang konsumsi non primer 1,72 persen, serta infrastruktur 1,15 persen.

Di sisi lain, penguatan terjadi pada sektor kesehatan sebesar 0,54 persen dan sektor perindustrian sebesar 0,1 persen.

Pada perdagangan sesi pertama, indeks saham Asia mayoritas justru menunjukkan penguatan. Shanghai naik 0,2 persen, Hang Seng melonjak 2,53 persen, dan Straits Times melesat 0,93 persen, sementara Nikkei jatuh 0,81 persen.

Terdapat delapan saham yang meraih keuntungan di atas 20 persen dan menjadi pemimpin dalam daftar top gainers. Empat saham di antaranya berhasil membentur batas auto rejection atas (ARA).

Keempat saham ARA tersebut meliputi PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang melonjak 25 persen ke harga Rp 1.950 dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang melejit 24,89 persen menjadi Rp 1.405. Selanjutnya, PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) melesat 24,44 persen menjadi Rp 336 dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 24,43 persen ke posisi Rp 550.

Saham-saham top gainers lainnya adalah PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) yang naik 30,77 persen ke harga Rp 85, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menanjak 21,62 persen ke Rp 135, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) meningkat 20,83 persen ke Rp 87, serta PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) terkerek 20,21 persen menjadi Rp 565.

Sebaliknya, saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) mengalami penurunan drastis hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan menjadi yang teratas dalam daftar top losers. Harga saham BAPA terpantau anjlok 14,98 persen menjadi Rp 386.

Terkini