JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (6/7/2026), diprediksi akan mengalami penguatan. Sebelumnya pada Jumat (3/7/2026), IHSG ditutup menguat 131,2 poin atau 2,28 persen ke level 5.875,7.
Pasar saham Asia-Pasifik hari ini diperkirakan bergerak variatif, seiring investor mengevaluasi kembali prospek saham yang terdorong tren kecerdasan buatan. Selain itu, pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang rilis risalah rapat kebijakan The Fed bulan Juni untuk mencari petunjuk arah suku bunga.
Mandiri Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan. Untuk ANTM, rekomendasi buy dengan target harga 3.020, BBCA dengan target harga 6.200, serta AMMN dengan target harga 3.570.
BNI Sekuritas memberikan enam rekomendasi saham pilihan dengan strategi spec buy. Saham tersebut meliputi BMRI dengan target 4.030-4.100, TINS dengan target 3.470-3.520, BUMI dengan target 141-145, BRMS dengan target 505-520, BFIN dengan target 755-765, dan KOTA dengan target 91-97.
Selanjutnya, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk empat saham. AVIA disarankan dibeli di rentang 254-288 dengan target harga 330 dan 348.
"AVIA menguat 4,58% ke 320 dan didominasi oleh volume pembelian, Penguatannya pun mampu menembus MA20. Saat ini, kami perkirakan posisi AVIA sedang berada pada pada bagian dari wave (3) dari wave [C]," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Untuk JPFA, disarankan dibeli di rentang 1.975-2.020 dengan target harga 2.100 dan 2.210. "JPFA menguat 4,37% ke 2.030 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, Pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C)," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Mengenai MLPL, disarankan dibeli di rentang 79-81 dengan target harga 89 dan 97. "MLPL menguat 3,80% ke 82 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi MLPL diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 1 dari wave (1)," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Terakhir, PSAB disarankan dibeli di rentang 390-402 dengan target harga 444 dan 464. "PSAB menguat 4,08% ke 408 dan didominasi oleh volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi PSAB saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [iv] dari wave C," sebagaimana dilansir dari sumber berita.