IPO Saham EMMI Tutup Hari Ini, 500 Ribu Lebih Investor Sudah Antre

Senin, 06 Juli 2026 | 14:54:01 WIB
Ilustrasi: Antrean investor mencapai lebih dari 500 ribu menjelang penutupan IPO saham PT Esa Medika Mandiri (EMMI). (Gambar: NET)

JAKARTA - Para calon investor yang berminat pada penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Indonesia harus bertindak cepat. Pemesanan saham PT Esa Medika Mandiri Tbk atau EMMI akan ditutup pada Senin, 6 Juli 2026 tepat pukul 09.00 WIB.

Masa penawaran umum perdana saham EMMI telah dimulai sejak 2 Juli 2026. Rencananya, pencatatan perdana saham di bursa akan dilaksanakan pada 8 Juli 2026.

Dalam aksi korporasi tersebut, EMMI menawarkan 522.857.000 saham baru yang setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga yang ditetapkan adalah Rp 470 per saham dengan total nilai penawaran mencapai Rp 245,74 miliar.

Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan antusiasme tinggi dari para calon investor. Hingga Senin (6/7) jam 00.10 WIB, sebanyak 519.170 akun investor telah mendaftarkan pesanan untuk IPO saham EMMI.

Tingginya jumlah pemesan membuat IPO saham EMMI diprediksi akan menuai kesuksesan. Selain itu, harga saham tersebut berpotensi mengalami kenaikan pada perdagangan perdana di bursa.

Direktur Utama Esa Medika Mandiri, Florian Chris Widjaja, menyebut IPO ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan. Florian menyatakan IPO akan menjadi awal dari fase pertumbuhan baru bagi Esa Medika Mandiri.

Dana hasil IPO nantinya akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan serta mendukung pengembangan usaha perusahaan. Alokasi dana sebesar Rp 50 miliar akan dipakai untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman, dan sekitar 6,4% untuk belanja modal pembangunan gedung pabrik Cikupa.

Sebanyak 72,3% dana akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pembelian barang untuk proyek softloan serta pengadaan bahan baku operasional. Florian menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas usaha sangat diperlukan seiring dengan tingginya kebutuhan fasilitas kesehatan akan alat medis yang berkualitas.

EMMI melihat potensi pasar alat kesehatan di tanah air masih sangat besar. "Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, jaringan distribusi nasional, fasilitas manufaktur lokal, serta kemitraan dengan berbagai prinsipal alat kesehatan, Perseroan berada pada posisi yang baik untuk menangkap peluang tersebut,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Esa Medika Mandiri bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, farmasi, serta kedokteran manusia. Perusahaan telah melayani lebih dari 200 rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang didukung oleh 1 kantor pusat, 2 pabrik, serta 4 kantor perwakilan.

Kinerja keuangan perusahaan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 454,64 miliar pada 2025, naik 18,11% dari Rp 384,93 miliar di tahun sebelumnya. Laba bersih tahun berjalan juga melonjak 188,23% menjadi Rp 32,44 miliar pada 2025 dari Rp 11,25 miliar di tahun 2024.

Proses IPO ini melibatkan PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Ina Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sementara itu, PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Investindo Nusantara Sekuritas bertugas sebagai Penjamin Emisi Efek.

Terkini