Asing Lakukan Aksi Jual Bersih 2,73 Triliun Rupiah, Cek Daftar Sahamnya

Senin, 06 Juli 2026 | 13:15:54 WIB
Ilustrasi: Investor asing catat aksi jual bersih Rp2,73 triliun di pasar saham pekan lalu. (Gambar: NET)

JAKARTA – Investor asing terpantau masih melanjutkan aksi jual bersih atau net sell di pasar saham domestik sepanjang periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Merujuk pada data perdagangan di seluruh pasar, nilai jual bersih yang dilakukan oleh investor asing mencapai angka Rp2,73 triliun.

Saham perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo menjadi kontributor terbesar dalam aksi jual tersebut. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan net sell asing paling tinggi dengan nilai mencapai Rp1,08 triliun.

Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang dilepas asing sebesar Rp655,2 miliar, diikuti oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai Rp363,2 miliar.

Selain sektor perbankan, saham sektor siklikal dan telekomunikasi juga termasuk dalam daftar saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) mencatat net sell sebesar Rp227,5 miliar, diikuti PT Astra International Tbk. (ASII) senilai Rp195,2 miliar, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp143,3 miliar.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang pekan lalu:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 1,08 triliun
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 655,2 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 363,2 miliar
  4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar Rp 227,5 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 195,2 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp 143,3 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp 108,3 miliar
  8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 99,3 miliar
  9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebesar Rp 94,5 miliar
  10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sebesar Rp 84,4 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mingguan tercatat terkoreksi 0,35% ke level 5.875,78, walaupun sempat mencatatkan penguatan pada tiga dari lima hari perdagangan.

Aktivitas transaksi di pasar pun mengalami perlambatan, di mana rata-rata nilai transaksi harian merosot 35,9% menjadi Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian turun 30,35% menjadi 17,54 miliar saham.

Di tengah kondisi pasar yang cenderung sepi, rasio perdagangan investor asing justru membesar dari 31% menjadi 41%. Secara rinci, nilai transaksi yang dibukukan oleh investor domestik mencapai Rp 66,07 triliun dan investor asing sebesar Rp 46,62 triliun.

Terkini