Simak Pilihan Saham dari Analis untuk Perdagangan Jumat 3 Juli 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 11:57:43 WIB
Ilustrasi: Analis merekomendasikan saham ANTM, BBCA, dan TOWR untuk perdagangan Jumat, 3 Juli 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (3/7/2026), diprediksi akan melemah. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 49,4 poin atau 0,87 persen ke level 5.744,5 pada penutupan perdagangan kemarin.

Pasar saham Asia-Pasifik hari ini bergerak bervariasi seiring aksi rotasi investor keluar dari saham teknologi setelah pelemahan di bursa Wall Street. Indeks Nikkei 225 turun 0,86 persen, Kospi naik 0,97 persen, Kosdaq melemah 1,12 persen, dan S&P/ASX 200 menguat 0,42 persen.

Mandiri Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan yaitu ANTM, BBCA, dan TOWR dengan target harga masing-masing di 2.830, 5.925, dan 382. Sementara itu, BNI Sekuritas memberikan enam rekomendasi saham yaitu TAPG, KLBF, TINS, SMGR, AMRT, dan BULL.

Selanjutnya, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan untuk hari ini yaitu ADMR, BRMS, RATU, dan INDF. MNC Sekuritas memberikan rincian teknikal untuk saham-saham tersebut.

Terkait saham ADMR, MNC Sekuritas menyebutkan, "ADMR terkoreksi ke 1.380 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 1,330 sebagai stoplossnya, maka posisi ADMR sedang berada di awal wave [c] dari wave B," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Untuk saham BRMS, "BRMS menguat 1,68% ke 484 dan namun disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, kami perkirakan posisi BRMS sedang membentuk bagian dari wave 5 dari wave (C)," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Mengenai saham RATU, "RATU terkoreksi 5,41% ke 5.250 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA60. Kami memperkirakan, posisi RATU saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave C," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terakhir untuk saham INDF, "INDF menguat 2,65% ke 6.775 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan INDF pun mampu menembus MA60. Kami memperkirakan, posisi INDF sedang membentuk bagian akhir dari wave [a] sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave [b] ke rentang 6.425-6.550," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkini