JAKARTA – PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) secara resmi mengubah susunan jajaran direksi barunya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Jumat (26/6/2026). Selain menyusun manajemen baru, emiten properti ini juga menegaskan kembali komitmennya untuk berfokus pada pengembangan proyek residensial serta kawasan industri guna memacu pertumbuhan pada 2026.
Lewat agenda RUPST tersebut, para pemegang saham Modernland memberikan persetujuan atas pengunduran diri Sami Veikko Tapio Miettinen dari posisinya selaku Direktur Perseroan. Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, pemegang saham sepakat menunjuk Nabit Musavi sebagai direktur yang baru.
Di samping itu, forum RUPST juga menyetujui penetapan kembali masa jabatan bagi seluruh jajaran anggota Direksi serta Dewan Komisaris yang menjabat saat ini sampai dengan penutupan RUPST pada tahun 2031 mendatang. Melalui keputusan terbaru ini, komposisi Direksi Modernland Realty kini diisi oleh William Honoris selaku Direktur Utama, serta dibantu oleh Fetrizal Bobby Heryunda, Pascall Wilson, dan Nabit Musavi yang menjabat sebagai Direktur.
Untuk jajaran Dewan Komisaris, kepemimpinan dipegang oleh Dharma Mitra sebagai Komisaris Utama. Ia didampingi oleh Herman beserta Yustinus Saleh sebagai Komisaris, serta Robert Tumedia dan Iwan Suryawijaya yang mengemban posisi sebagai Komisaris Independen.
Direktur Utama Modernland Realty, William Honoris, memaparkan bahwa manajemen berhasil mempertahankan performa bisnis dengan baik meskipun menghadapi dinamika industri properti serta ketidakpastian ekonomi global sepanjang 2025. Perusahaan sukses membukukan kenaikan pada angka marketing sales, pertumbuhan laba bersih, serta memperkuat struktur permodalan sebagai basis keberlanjutan bisnis.
Perusahaan terus menggulirkan proyek-proyek strategis, baik di sektor perumahan maupun kawasan industri, demi menyokong pertumbuhan jangka panjang. Menghadapi tahun anggaran 2026, William Honoris memandang peluang di sektor industri properti masih terbuka lebar karena terjaganya stabilitas ekonomi nasional dan dukungan stimulus pemerintah.
"Perseroan akan memfokuskan strategi pada optimalisasi pengembangan produk residensial yang telah ada, penyelesaian pembangunan dan serah terima unit sesuai komitmen kepada konsumen, serta memanfaatkan peluang pertumbuhan pada segmen kawasan industri dan aset strategis lainnya," ujarnya dalam siaran pers, dikutip Minggu (28/6/2026), sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Meninjau capaian keuangan, Direktur Modernland Realty, Fetrizal Bobby Heryunda, menjabarkan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan usaha hingga Rp1,01 triliun pada periode 2025. Perusahaan pun sukses mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp241,12 miliar, yang membalikkan kondisi rugi bersih dari tahun 2024.
Manajemen mengonfirmasi bahwa pencapaian positif tersebut diraih berkat peningkatan performa operasional, kenaikan volume penjualan, efisiensi biaya, serta penguatan struktur finansial. Direktur Modernland Realty, Pascall Wilson, membeberkan bahwa nilai marketing sales yang dikumpulkan korporasi sepanjang 2025 menembus angka Rp1,65 triliun, atau mengalami eskalasi sebesar 49,7 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.