Saham MORA Melesat Hampir 60 Persen Pimpin Top Gainers Sepekan

Senin, 11 Mei 2026 | 14:09:28 WIB
Ilustrasi PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) (FOTO: investor.id)

JAKARTA – Pergerakan saham lapis dua dan tiga kembali mendominasi daftar penguatan tertinggi selama perdagangan sepekan pada 4–8 Mei 2026.

Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menjadi pemimpin reli mingguan setelah melesat hampir 60 persen hanya dalam lima hari perdagangan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabarbursa.com hingga penutupan Jumat, 8 Mei 2026, saham MORA mencatat kenaikan 59,24 persen dalam sepekan ke level 7.500.

Secara bulanan saham ini juga melonjak 72,41 persen dan dalam enam bulan sudah terbang 216,46 persen. Reli MORA bahkan menjadi salah satu yang paling agresif di pasar dalam setahun terakhir.

Secara tahunan, saham ini telah melonjak 1.668,87 persen dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp358,30 miliar.

Saham ASPR berada di posisi kedua daftar penguatan mingguan. Saham ini naik 57,24 persen dalam sepekan meski pada perdagangan harian terakhir justru turun 14,77 persen ke level 456.

Meski volatil, ASPR masih mencatat kenaikan 72,73 persen dalam sebulan dan melesat 235,29 persen dalam tiga bulan. Secara year to date (ytd) saham ini telah naik 360,61 persen dengan kapitalisasi pasar Rp1,23 triliun.

Penguatan juga terjadi pada MEDS yang naik 51,95 persen dalam sepekan ke level 117.

Saham ini bahkan menjadi salah satu yang paling aktif secara momentum jangka pendek setelah melonjak 34,48 persen hanya dalam satu hari perdagangan.

Secara bulanan, MEDS naik 74,63 persen dan menguat 134 persen dalam setahun terakhir. Kapitalisasi pasar saham ini tercatat sebesar Rp182,81 miliar.

Sementara itu, GSMF membukukan kenaikan mingguan 41 persen ke level 141. Kinerja saham ini relatif stabil dibandingkan dengan beberapa saham lain karena masih mencatat penguatan di hampir seluruh periode perdagangan.

Dalam tiga bulan terakhir, GSMF naik 35,58 persen dan melonjak 161,11 persen dalam satu tahun. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp2 triliun.

ABDA juga masuk dalam daftar saham paling kencang pekan ini dengan kenaikan 39,15 persen ke level 3.590. Namun secara harian saham ini turun 14,52 persen pada Jumat.

Meski begitu, saham ABDA masih mencatat kenaikan 60,99 persen dalam tiga bulan terakhir dan 32,96 persen dalam enam bulan. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp2,22 triliun.

Saham MPOW ikut mencuri perhatian setelah naik 37,04 persen dalam sepekan ke level 148. Dalam satu hari perdagangan, saham ini bahkan melonjak 35 persen.

Secara bulanan, MPOW menguat 43,69 persen dan naik 40,95 persen dalam tiga bulan. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp120,92 miliar.

Di kelompok berikutnya ada NIKL yang naik 34,23 persen dalam sepekan ke level 400. Meski pada perdagangan terakhir turun 14,89 persen, saham ini masih menguat 42,86 persen dalam satu bulan dan 62,60 persen dalam setahun.

Kapitalisasi pasar NIKL saat ini berada di kisaran Rp1 triliun. Secara ytd, saham ini masih mencatat kenaikan 15,61 persen.

Saham CTTH juga masuk radar penguatan mingguan dengan kenaikan 32,89 persen ke level 202.

Dalam satu bulan saham ini melonjak 184,51 persen dan dalam setahun sudah naik 708 persen. Kapitalisasi pasar CTTH tercatat Rp248,63 miliar. Sementara secara enam bulanan saham ini telah menguat 129,55 persen.

KAEF turut masuk daftar top movers setelah naik 32,85 persen selama sepekan ke level 635. Saham farmasi pelat merah ini juga naik 24,51 persen dalam satu hari perdagangan terakhir.

Dalam satu bulan, KAEF menguat 39,25 persen dan naik 39,87 persen secara tahunan. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai Rp3,53 triliun.

Sementara itu, MSIE melengkapi daftar 10 saham dengan penguatan tertinggi pekan ini. Saham ini naik 32,14 persen dalam sepekan ke level 148. Kenaikan MSIE terlihat konsisten di hampir seluruh horizon waktu perdagangan. Dalam satu bulan saham ini melonjak 214,89 persen, naik 228,89 persen dalam tiga bulan, dan menguat 770,59 persen dalam satu tahun dengan kapitalisasi pasar Rp216,08 miliar.

Terkini