Simak Support dan Resistance IHSG Serta Saham Pilihan MNC Sekuritas

Senin, 11 Mei 2026 | 13:45:01 WIB
Ilustrasi Perdagangan Saham (GAMBAR: mandirisekuritas.co.id)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali berada di bawah tekanan pada sesi perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026).

Sebagai informasi tambahan, pada penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026) yang lalu, IHSG terpantau merosot tajam sebesar 2,86 persen atau mengalami penurunan sebanyak 204,92 poin menuju level 6.969,39 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa penurunan signifikan IHSG pada sesi sebelumnya masih dipicu oleh tekanan jual yang terus meningkat.

Walaupun dalam rentang waktu sepekan perdagangan kemarin IHSG sebenarnya masih membukukan penguatan tipis sebesar 0,18 persen, kondisi pasar secara umum tetap didominasi oleh aksi jual sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut pengamatan Herditya, posisi pergerakan IHSG saat ini masih merupakan bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam, atau menjadi bagian awal dari wave B dari wave (2) pada label merah.

Dalam skenario terburuk, IHSG dinilai rentan mengalami koreksi menuju rentang 6.645-6.838, sementara dalam skenario terbaiknya, indeks berpotensi menguat guna menguji level 7.207-7.418 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Level support IHSG berada di rentang 6.921 dan 6.838 serta resistance di posisi 7.207 dan 7.323," papar Herditya dalam risetnya pada Senin (11/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berikut adalah rincian daftar rekomendasi saham pilihan dari MNC Sekuritas:

1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Analisa: AADI tercatat mengalami koreksi 3,33 persen ke level Rp 9.425 yang didominasi oleh tekanan jual. Herditya memproyeksikan posisi AADI tengah berada pada bagian dari wave [c] dari wave B pada label hitam atau wave [iv] pada label merah.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 9.275 - Rp 9.425

Target Harga: Rp 10.225 dan Rp 10.825

Stoploss: Di bawah Rp 9.200

2. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

Analisa: BULL mengalami koreksi sebesar 4,84 persen ke angka Rp 472 yang disertai munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BULL saat ini berada pada bagian akhir dari wave (1) dari wave [C].

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 438 - Rp 464

Target Harga: Rp 505 dan Rp 545

Stoploss: Di bawah Rp 432

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Analisa: INCO mengalami koreksi signifikan sebesar 13,89 persen ke posisi Rp 5.425 dengan adanya tekanan jual. Saat ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (i).

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 5.125 - Rp 5.350

Target Harga: Rp 5.925 dan Rp 6.175

Stoploss: Di bawah Rp 5.050

4. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

Analisa: MAPA menguat 5,60 persen ke level Rp 660 dan masih didominasi volume pembelian, namun penguatan tersebut masih tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Herditya memprediksi posisi MAPA saat ini berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave 3 pada label hitam atau wave (E) triangle pada label merah.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 625 - Rp 645

Target Harga: Rp 695 dan Rp 725

Stoploss: Di bawah Rp 605 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini