Goto Beberkan Kepemilikan Danantara, Ini Persentase Sahamnya

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:32:57 WIB
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (https://images.bloombergtechnoz.com/data/2023/05/image-20230503123511.jpg)

JAKARTA – Goto akui Danantara membeli saham dengan porsi kurang dari 1%. Berikut detail kepemilikan dan keterbukaan informasi terbaru.

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu kepemilikan saham oleh pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Penjelasan ini sekaligus menegaskan posisi Danantara dalam struktur pemegang saham GOTO.

Sekretaris Perusahaan GoTo, R. A. Koesoemohadiani, menyampaikan bahwa pihaknya memahami adanya pembelian saham oleh BPI Danantara melalui mekanisme pasar. Transaksi tersebut dilakukan di Bursa dengan jumlah kepemilikan yang relatif kecil dibandingkan dengan total saham beredar.

Porsi kepemilikan yang dimiliki oleh Danantara disebutkan kurang dari 1% dari seluruh saham yang diterbitkan oleh GOTO. Angka ini menunjukkan bahwa kepemilikan tersebut belum masuk dalam kategori signifikan dalam struktur pengendalian perusahaan.

“Kami menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang,” jelasnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (5/5/2026). Sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Masuknya Danantara sebagai investor dinilai menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan pasar. Hal ini juga mencerminkan bahwa GOTO masih memiliki daya tarik di mata investor institusional.

Wanita yang akrab dipanggil Diani ini bilang kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi GOTO. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan dan profesional.

Selain itu, GOTO juga menegaskan bahwa seluruh operasional perusahaan tetap berjalan normal. Tidak ada perubahan kebijakan strategis yang terjadi akibat masuknya investor tersebut.

Diani memastikan pihaknya akan mematuhi ketentuan kewajiban pelaporan atas kepemilikan saham. GOTO telah menyampaikan Laporan Kepemilikan Saham sebesar 1% sampai dengan 5% kepada BEI sejak Maret 2026.

“Namun demikian, sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh BEI, informasi tersebut merupakan informasi yang bersifat privat dan disampaikan secara terbatas kepada BEI,” kata dia. sebagaimana dilansir dari berita sumber

Ketentuan ini menunjukkan bahwa tidak semua data kepemilikan dapat diakses publik secara rinci. Informasi detail hanya tersedia bagi otoritas bursa sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan kepemilikan kurang dari 1%, posisi Danantara saat ini masih tergolong sebagai investor minoritas. Meski demikian, keberadaan investor institusi tetap menjadi perhatian pasar.

Transparansi yang disampaikan GOTO diharapkan dapat menjaga kepercayaan investor. Ke depan, keterbukaan informasi tetap menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas perusahaan di pasar modal.

Terkini