Saham BBRI Naik 3,62%, Asing Net Buy Rp 244,52 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:32:57 WIB
Ilustrasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) (https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/kinerja-positif-dan-berkelanjutan-pt-bank-rakyat-indonesia-persero_230911125629-804.jpg)

JAKARTA – Saham BBRI naik 3,62% ke Rp 3.150, asing net buy Rp 244,52 miliar, simak target harga dan rekomendasi analis.

Pergerakan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menunjukkan pembalikan arah setelah periode tekanan jual asing. Momentum ini menjadi perhatian pelaku pasar karena menandai perubahan sentimen terhadap saham perbankan BUMN tersebut.

Pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026), saham BBRI melonjak 3,62% ke level Rp 3.150. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya saham mengalami tekanan jual dalam beberapa waktu.

Aktivitas perdagangan saham BBRI tercatat cukup tinggi pada hari tersebut. Sebanyak 253,17 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 44.037 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 793,30 miliar.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 244,52 miliar pada saham BBRI. Aksi beli ini menjadi titik balik setelah sebelumnya terjadi tekanan jual beruntun.

Pada 13 hari bursa sebelumnya, tepatnya pada periode 15-30 April 2026, saham BBRI selalu mencatat net sell asing. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan konsisten sebelum akhirnya terjadi perubahan arah.

Tanda-tanda pembalikan sebenarnya sudah mulai terlihat pada perdagangan 4 Mei 2026. Pada hari itu, nilai net sell asing mulai menipis menjadi Rp 18,07 miliar.

Dengan mulai masuknya dana asing, saham BBRI berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Namun, pergerakan tetap akan dipengaruhi oleh level teknikal yang menjadi acuan pasar.

CGS International Sekuritas menaksir apabila saham BBRI masih naik ke atas pada Rabu (6/5/2026), maka resistance pertama pada 3.200 dan resistance kedua di 3.250. Level ini menjadi target lanjutan jika momentum kenaikan tetap terjaga.

Saham BBRI berpotensi berbalik arah jika mengenai pivot 3.120 dengan support pertama pada 3.070 dan support kedua 2.990. Level tersebut menjadi batas penting dalam menjaga tren kenaikan.

Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa saham BBRI bullish divergence dan berpotensi reversal. “Hal ini didukung dengan Stocahstic RSI golden cross dan penyempitan slope MACD,” terang Phintraco dalam analisanya kemarin. sebagaimana dilansir dari berita sumber

Dari sisi rekomendasi, Phintraco memberikan panduan level masuk yang dapat dicermati investor. Titik entry berada di kisaran 3.070-3.120 dengan potensi kenaikan bertahap.

Target harga pertama dipatok pada level 3.330. Target berikutnya berada di 3.450 dan target lanjutan di kisaran 3.600-3.700.

Dengan kombinasi data transaksi, aliran dana asing, dan indikator teknikal, saham BBRI menunjukkan sinyal penguatan. Investor disarankan tetap mencermati level teknikal dan momentum pasar sebelum mengambil keputusan.

Terkini