IHSG Ditutup 7.057, Asing Net Sell Rp 518,39 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:32:56 WIB
Ilustrasi IHSG naik 1,22% ke 7.057,10(https://s.yimg.com/ny/api/res/1.2/lwbUqvnxTGPmpuNPrvEKOQ--/YXBwaWQ9aGlnaGxhbmRlcjt3PTk2MDtoPTU0OTtjZj13ZWJw/https://media.zenfs.com/en/the_motley_fool_261/9558c5bc1963a96d67c909460a526749)

JAKARTA – IHSG naik 1,22% ke 7.057,10 meski asing net sell Rp 518,39 miliar, simak data perdagangan dan saham net buy terbesar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari kedua pekan ini setelah sempat menguat di awal Mei 2026. Pergerakan ini menunjukkan momentum positif pasar meski masih diwarnai aksi jual investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG naik 1,22% atau bertambah 85,15 poin ke level 7.057,10 pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026). Sepanjang sesi, IHSG sempat bergerak di level terendah 6.921 dan tertinggi 7.069.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan total volume mencapai 43,92 miliar saham. Nilai transaksi pada hari tersebut mencapai Rp 23,87 triliun di seluruh pasar.

Kenaikan IHSG ditopang oleh 342 saham yang menguat di Bursa Efek Indonesia. Sementara itu, sebanyak 314 saham melemah dan 163 saham lainnya bergerak stagnan.

Meskipun indeks menguat, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih. Nilai net sell asing tercatat sebesar Rp 518,39 miliar pada perdagangan hari itu.

Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan arah antara pergerakan indeks dan aktivitas investor asing. Di tengah net sell, investor domestik tampak lebih dominan dalam menopang penguatan IHSG.

Namun demikian, investor asing tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham sektor perbankan menjadi salah satu target utama pembelian asing.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham dengan net buy terbesar asing senilai Rp 230,97 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan nilai Rp 138,09 miliar.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga masuk dalam daftar dengan net buy Rp 28,84 miliar. Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net buy sebesar Rp 22,75 miliar.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) diborong asing senilai Rp 16,0 miliar. Kemudian PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat net buy Rp 15,53 miliar.

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatat net buy sebesar Rp 12,32 miliar. Disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan Rp 9,05 miliar.

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) juga masuk daftar dengan net buy Rp 8,03 miliar. Sementara PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat net buy Rp 7,7 miliar.

Dengan data ini, pergerakan IHSG menunjukkan kombinasi antara sentimen positif domestik dan aksi jual asing. Investor disarankan tetap mencermati aliran dana serta saham-saham yang menjadi incaran pasar.

Terkini