IHSG Berpeluang Naik ke 7.110, Sentimen dan Rekomendasi Saham

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:32:56 WIB
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan penguatan IHSG dipicu oleh pergerakan saham-saham tertentu. (https://tutur.co.id/wp-content/uploads/2025/12/Didit900-x-600-px-768x512.jpg)

JAKARTA – IHSG diproyeksi menguat dengan support 6.975 dan resistance 7.110, simak sentimen dan rekomendasi saham hari ini.

Proyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (6/5/2026) menunjukkan peluang penguatan lanjutan. Hal ini didukung kombinasi sentimen domestik yang positif meskipun dinamika global masih bergerak fluktuatif.

Sebelumnya, IHSG telah ditutup menguat 1,22% ke level 7.057,11 pada Selasa (5/5/2026). Kenaikan ini menjadi modal awal bagi indeks untuk melanjutkan tren positif dalam jangka pendek.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan penguatan IHSG dipicu oleh pergerakan saham-saham tertentu. Sektor konglomerasi dan perbankan menjadi pendorong utama kenaikan indeks.

“IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057,11, didorong oleh emiten konglomerasi dan perbankan yang bergerak menguat,” kata Herditya kepada Kontan, Selasa (5/5/2026). sebagaimana dilansir dari berita sumber

Dari sisi domestik, sentimen positif datang dari data makroekonomi terbaru. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,61% dan menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Namun demikian, tekanan masih terlihat pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati investor dalam jangka pendek.

“Nilai tukar rupiah masih tercatat melemah terhadap dolar AS di level 17.433,” tambahnya. sebagaimana dilansir dari berita sumber

Untuk perdagangan hari ini, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Pergerakan indeks diperkirakan akan berada dalam rentang level teknikal tertentu.

“Untuk Rabu (hari ini), terdapat peluang IHSG menguat dengan support di 6.975 dan resistance di 7.110,” jelasnya. sebagaimana dilansir dari berita sumber

Level support di 6.975 menjadi batas bawah yang perlu dijaga oleh IHSG. Sementara resistance di 7.110 menjadi target atas yang berpotensi diuji dalam perdagangan.

Di sisi global, pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen eksternal. Data ketenagakerjaan Amerika Serikat dan perkembangan konflik di Timur Tengah menjadi perhatian utama.

Ketidakpastian global tersebut dapat memicu volatilitas pasar dalam jangka pendek. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Di tengah kondisi tersebut, strategi selektif menjadi kunci dalam berinvestasi. Pemilihan saham dengan fundamental kuat dinilai lebih aman di tengah fluktuasi pasar.

Herditya memberikan rekomendasi beberapa saham yang dapat dicermati investor. Saham-saham tersebut meliputi INDF, RMKE, serta UNTR.

Dengan kombinasi sentimen domestik dan global, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Namun, investor tetap perlu memperhatikan level teknikal dan risiko pasar yang ada.

Terkini