Mengenal Apa Itu Value Investing di Pasar Saham Indonesia

Rabu, 06 Mei 2026 | 10:50:58 WIB
Ilustrasi Value Investing (https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/membership-media/public/uploads/posts/1627554401_Desain_tanpa_judul__47_.jpg)

JAKARTA – Apa itu value investing dan cara menerapkannya di pasar saham Indonesia untuk menemukan saham undervalued dengan potensi keuntungan jangka panjang.

Pergerakan pasar saham yang fluktuatif mendorong investor mencari strategi yang lebih terukur dalam mengambil keputusan. Salah satu pendekatan yang kembali banyak dibahas adalah investasi berbasis nilai atau value investing.

Strategi ini dikenal luas sejak diperkenalkan oleh Benjamin Graham dan dikembangkan oleh Warren Buffett dalam berbagai keputusan investasi jangka panjang. Pendekatan tersebut menekankan pentingnya membeli saham di bawah nilai intrinsiknya.

Di Indonesia, minat terhadap strategi ini meningkat seiring bertambahnya jumlah investor ritel yang mencapai lebih dari 12.000.000 per 2025 berdasarkan data KSEI.

Apa Itu Value Investing dan Konsep Dasarnya di Pasar Saham Indonesia

Apa itu value investing merujuk pada strategi investasi yang berfokus pada pencarian saham dengan harga lebih rendah dari nilai intrinsiknya. Investor mengandalkan analisis fundamental untuk menentukan nilai sebenarnya dari suatu perusahaan.

Konsep ini menekankan margin of safety sebagai perlindungan terhadap risiko. Dengan membeli saham undervalued, potensi keuntungan jangka panjang menjadi lebih terbuka.

Bagaimana Cara Kerja Value Investing dalam Praktik?

Value investing bekerja dengan membandingkan harga pasar saham dengan nilai intrinsik perusahaan berdasarkan laporan keuangan. Selisih antara keduanya menjadi dasar keputusan investasi.

Investor biasanya menggunakan indikator seperti price to earnings ratio dan price to book value untuk menilai kelayakan harga saham. Pendekatan ini membutuhkan kesabaran dan disiplin tinggi.

Langkah Penting Menerapkan Value Investing

Beberapa langkah berikut menjadi dasar dalam menerapkan strategi value investing di pasar saham Indonesia:

1.Analisis Fundamental Perusahaan

Menilai kinerja perusahaan melalui laporan keuangan seperti laba bersih, arus kas, dan rasio keuangan untuk mengetahui kondisi bisnis secara menyeluruh dan memastikan perusahaan memiliki fundamental yang kuat.

2.Menentukan Nilai Intrinsik Saham

Menghitung nilai wajar saham menggunakan metode seperti discounted cash flow untuk membandingkan harga pasar dengan nilai sebenarnya sehingga keputusan investasi lebih objektif dan terukur.

3.Mencari Margin of Safety

Membeli saham ketika harga berada di bawah nilai intrinsik dengan selisih yang cukup besar guna mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan potensi keuntungan jangka panjang.

Apa Perbedaan Value Investing dan Growth Investing?

Value investing berfokus pada saham yang dianggap murah berdasarkan fundamental, sementara growth investing menargetkan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi meski valuasinya mahal. Perbedaan ini terletak pada pendekatan risiko dan ekspektasi keuntungan.

Investor value cenderung menghindari spekulasi berlebihan dan lebih mengutamakan stabilitas. Sebaliknya, growth investor bersedia mengambil risiko lebih besar demi potensi pertumbuhan yang cepat.

Keunggulan Value Investing dalam Investasi Jangka Panjang

Strategi ini dikenal mampu memberikan hasil yang konsisten dalam jangka panjang jika diterapkan dengan disiplin. Banyak studi akademik menunjukkan bahwa saham undervalued memiliki kecenderungan outperform dalam periode tertentu.

Selain itu, pendekatan ini membantu investor menghindari keputusan emosional saat pasar mengalami volatilitas tinggi. Fokus pada nilai membuat keputusan lebih rasional.

Tantangan Menerapkan Value Investing di Indonesia

Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan informasi yang akurat dan transparan pada beberapa emiten. Hal ini dapat memengaruhi akurasi perhitungan nilai intrinsik.

Selain itu, pasar yang dipengaruhi sentimen jangka pendek sering membuat saham undervalued bertahan lama tanpa kenaikan harga. Kondisi ini menguji kesabaran investor.

Peran Psikologi Investor dalam Value Investing

Keberhasilan value investing sangat bergantung pada kontrol emosi dan disiplin. Ketika harga saham tidak bergerak sesuai harapan, tekanan psikologis sering muncul.

Investor yang mampu bertahan pada analisis awal cenderung memiliki peluang lebih besar meraih keuntungan. Konsistensi menjadi kunci dalam strategi ini.

Kesimpulan

Apa itu value investing dan cara menerapkannya di pasar saham Indonesia menekankan pentingnya analisis fundamental, kesabaran, serta disiplin dalam mengambil keputusan investasi. Strategi ini menawarkan peluang keuntungan jangka panjang, namun tetap memerlukan pemahaman mendalam terhadap risiko dan dinamika pasar saham.

Terkini