Saham PER Terendah LQ45 Kompak Menguat DEWA dan JPFA Disorot

Saham PER Terendah LQ45 Kompak Menguat DEWA dan JPFA Disorot
Ilustrasi saham indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Agustus 2026 diwarnai pemulihan meluas pascakoreksi tajam pada perdagangan hari sebelumnya. Total nilai transaksi bursa tercatat menurun jadi Rp13,7 triliun dari yang sebelumnya mencapai Rp18,1 triliun.

Sementara itu, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net jual), baik dari segi volume transaksi sebesar 3,22 miliar saham maupun nilai yang mencapai Rp262,1 miliar. Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menggambarkan berapa kali lipat harga saham jika dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.

Di sisi lain, rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) mengukur perbandingan antara harga saham dan nilai aset bersih perusahaan per lembar sahamnya.

Seluruh 10 saham yang berada dalam kelompok PER terendah terpantau kompak menguat tanpa ada satu pun yang mengalami penurunan pada perdagangan 27 Agustus. PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) memimpin kenaikan tertinggi sebesar 3,27 persen, membalikkan arah dari pelemahan tajam pada hari sebelumnya.

Selain itu, PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) juga mencatatkan penguatan yang tergolong signifikan, yaitu sebesar 2,66 persen.

PT Darma Henwa (DEWA) melesat hingga 6,67 persen pada perdagangan 27 Agustus, yang merupakan kenaikan tertinggi di antara 20 saham gabungan sekaligus memulihkan sebagian penurunan tajam sebelumnya.

Beberapa saham lain seperti PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), PT Bumi Resources (BUMI), PT Barito Pacific (BRPT), PT Merdeka Battery Materials (MBMA), dan PT Indika Energy (INDY) turut menguat lebih dari 4 persen.

Adapun PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menjadi satu-satunya saham yang bergerak stagnan di kelompok ini, sedangkan PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) masih memegang status PBV terendah dari seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,37 kali.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index