Goldman Sachs Catat Kinerja Hedge Fund Tertinggal jauh dari SP 500

Goldman Sachs Catat Kinerja Hedge Fund Tertinggal jauh dari SP 500
Ilustrasi goldman sachs (FOTO : NET)

NEW YORK – Kinerja hedge fund yang dipantau Goldman Sachs mengalami tekanan pada Juli dan jauh tertinggal dari indeks S&P 500. Pelemahan tersebut dinilai Goldman Sachs sebagai yang terburuk dalam lebih dari 20 tahun.

Momentum saham kecerdasan buatan (AI) yang melemah turut menekan kinerja hedge fund karena investor mulai memangkas posisi pada sejumlah saham AI.

[[ Hedge fund adalah perusahaan dana investasi yang dikelola oleh manajer investasi profesional untuk menghasilkan keuntungan dengan strategi yang lebih fleksibel dibandingkan reksa dana biasa.]]

Daftar Hedge Fund VIP—yang berisi saham-saham paling populer di kalangan hedge fund yang dipantau Goldman Sachs—mencatatkan kinerja terburuk terhadap S&P 500 dalam satu bulan berdasarkan data lebih dari 20 tahun.

"List Hedge Fund VIP yang kami lihat mengalami kinerja terburuk terhadap S&P 500 dalam lebih dari 20 tahun," kata Tim Shli Strategi Goldman Sachs yang dipimpin Ben Snider sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Periode Juli menjadi salah satu momen pemangkasan posisi paling tajam oleh hedge fund dalam satu dekade terakhir. Kelompok saham semikonduktor menjadi salah satu yang paling terdampak dari pengurangan posisi pada saham AI tersebut.

Pengurangan posisi oleh hedge fund juga terjadi pada sebagian besar saham berkapitalisasi jumbo.

Langkah diversifikasi dari sektor AI mulai dilakukan hedge fund setelah sebelumnya sangat bergantung pada saham-saham tersebut.

Eksposur terhadap saham AI sempat ditingkatkan secara signifikan oleh hedge fund pada kuartal II 2026. Hal itu membuat perputaran portofolio mereka menyentuh level tertinggi sejak 2021.

"Kinerja hedge fund, leverage, dan posisi long yang paling populer berubah tajam seiring perdagangan saham AI dalam beberapa bulan terakhir," kata Goldman Sachs sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kinerja kuat sempat dicatat hedge fund pada kuartal II 2026 saat pasar saham terangkat oleh kenaikan beberapa saham AI populer. Situasi tersebut mendorong konsentrasi posisi hedge fund hingga mencapai rekor.

Sektor teknologi dilaporkan Goldman Sachs mendominasi daftar saham yang kian populer di kalangan hedge fund. Dari 20 saham dalam daftar Rising Stars, sebanyak 14 di antaranya berasal dari sektor teknologi.

Rangkaian saham dengan peningkatan popularitas tertinggi di kalangan hedge fund terangkum dalam daftar tersebut.

Tingkat leverage bruto hedge fund juga dicatat Goldman Sachs mulai menyusut dari level tertingginya pada kuartal II.

Penurunan turut terjadi pada leverage bersih dan eksposur terhadap AI, meskipun ketiganya tetap berada di atas rata-rata jangka panjang.

Kondisi tersebut menandakan hedge fund masih menggenggam eksposur yang terbilang besar pada perdagangan saham AI.

"Di tengah volatilitas tersebut, hedge fund ekuitas long/short AS mencatat imbal hasil 10% hingga pertengahan Agustus," kata Goldman Sachs sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index