JAKARTA – PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp145,36 miliar. Aksi korporasi ini menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga saham YUPI yang terus tertekan sejak awal tahun 2026.
Distribusi dividen tersebut setara dengan kira-kira 45 persen dari laba bersih YUPI yang mencapai Rp322,4 miliar pada semester I-2026.
Direktur Keuangan Yupi Indo Jelly Gum Rusman Apandi menyebutkan bahwa keputusan pembagian dividen interim ini telah mendapatkan persetujuan dari Direksi dan Dewan Komisaris perseroan pada 18 Agustus 2026. "Direksi dan Dewan Komisaris perseroan telah memutuskan dan menyetujui untuk membagikan dividen interim tahun buku 2026," kata Rusman dalam keterbukaan informasi, Kamis (20/8/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Total dividen interim ini akan dibagikan kepada pemegang 8,54 miliar saham YUPI. Dengan demikian, tiap pemegang saham bakal memperoleh dividen sekitar Rp17 per lembar saham.
Pada penutupan perdagangan Kamis (20/8/2026), harga saham YUPI berada di posisi Rp1.305 per saham, meningkat 1,95 persen atau 25 poin secara harian. Kenaikan tersebut sekaligus memutus tren penurunan harga saham YUPI yang telah terjadi sejak awal tahun 2026 dengan total pelemahan sebesar 19 persen.
Berdasarkan harga tersebut, dividen interim YUPI memberikan tingkat imbal hasil atau dividend yield sekitar 1,3 persen.
Langkah pembagian dividen ini turut didukung oleh kondisi keuangan perseroan yang sehat.
Per 30 Juni 2026, YUPI mencatatkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp606,7 miliar. Sementara itu, posisi total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp1,74 triliun.
Bagi investor yang berminat mengejar dividen interim YUPI, berikut rincian jadwal pembagiannya:
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 31 Agustus 2026. Sementara itu, ex dividen pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 1 September 2026.
Cum dividen pasar tunai dijadwalkan pada 2 September 2026. Selanjutnya, ex dividen pasar tunai akan berlangsung pada 3 September 2026.
Pembayaran dividen sendiri direncanakan pada 10 September 2026.
Mengacu jadwal tersebut, investor yang mengharapkan dividen interim YUPI melalui pasar reguler dan negosiasi harus memiliki saham tersebut hingga penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.
Di sisi lain, investor yang melakukan pembelian saham YUPI pada tanggal ex dividen, yakni 1 September 2026, tidak lagi berhak mendapatkan dividen interim tersebut.
Pembagian dividen interim ini menunjukkan komitmen YUPI untuk memberikan kembali hasil kinerja perusahaan kepada para pemegang saham. Besaran dividen juga mengindikasikan bahwa perseroan masih memiliki ruang untuk membagikan laba sembari tetap menjaga saldo laba ditahan dan ekuitas demi mendukung operasional usaha.